Feyenoord vs Como 3-2: Kesempatan Fabregas buat Belajar

Feyenoord vs Como 3-2: Kesempatan Fabregas buat Belajar

Momen bek Feyenoord, Javi Lopez (kiri), ketika berebut bola dengan penyerang Como, Jesus Rodriguez (kanan). Kamis, 15 Oktober 2026.-Dean Mouhtaropoulos-Getty Images

Namun, keunggulan Como hanya bertahan sekitar dua menit. Feyenoord langsung merespons melalui Gjivai Zechiel yang menerima umpan dari Luciano Valente.

Zechiel mengontrol bola dengan membelakangi gawang, memutar badan untuk melewati Maximo Perrone, lalu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1.

Como kemudian kehilangan Diao pada menit ke-23. Penyerang berusia 21 tahun tersebut terlihat mengalami masalah otot setelah mencetak gol, dan digantikan Jesus Rodriguez.

BACA JUGA:Menikmati Sepak Bola ala Italia, Intip Mewahnya Konsep Soccer Tourism Como 1907

BACA JUGA:Como Berpeluang Rekrut Moise Kean dari Fiorentina

Kedua tim terus mencari gol tambahan. Martin Baturina sempat menguji kiper Feyenoord lewat tembakan jarak jauh, sedangkan Robert Sanchez menggagalkan upaya Givairo Read yang mengarah ke gawang. Namun, tidak ada gol tambahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Feyenoord tampil lebih efektif dan berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-52. Anis Hadj Moussa menerima umpan dari Gaoussou Diarra.

Winger asal Aljazair itu kemudian menusuk dari sisi kanan, melakukan gerakan cut inside lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut bawah gawang. Bola melewati celah antara Kaiki Bruno dan Sanchez untuk membawa Feyenoord unggul 2-1.

Cesc Fabregas merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Lucas Da Cunha, Yan Couto, dan Anastasios Douvikas masuk untuk menambah daya gedor.

BACA JUGA:Como Tikung Osasuna, Boyong Willy Kambwala dari Villarreal

BACA JUGA:Kisah Como 1907: Dari Serie B hingga Tembus Liga Champions, Siap Guncang Eropa!

Perubahan tersebut hampir langsung membuahkan hasil. Douvikas menyambut umpan silang Alex Valle dengan sundulan, tetapi bola melambung di atas mistar. Tidak lama kemudian, tembakan Lucas Da Cunha juga diamankan kiper Feyenoord, Tjark Ernst.


Para pemain Feyenoord merayakan gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Gjivai Zechiel dalam laga kontra Como. Kamis, 15 Oktober 2026.-Dean Mouhtaropoulos-Getty Images

Como terus berusaha menyamakan kedudukan. Nico Paz memberikan umpan kepada Jesus Rodriguez, tetapi sang pemain gagal mengontrol bola di dalam kotak penalti. Paz bekerja sama dengan Perrone sebelum melepaskan tembakan yang melebar.

Di sisi lain, Hadj Moussa terus merepotkan pertahanan Como. Sanchez sempat melakukan penyelamatan penting dengan menepis tembakan sang winger yang mengarah ke tiang dekat hingga bola membentur tiang gawang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber