AS Roma Kena Comeback Real Madrid, Gasperini Semprot Mourinho

AS Roma Kena Comeback Real Madrid, Gasperini Semprot Mourinho

Gian Piero Gasperini semprot balik ejekan Jose Mourinho soal AS Roma terkena comeback oleh Real Madrid di liga champions-@ActuFoot_-X

HARIAN DISWAY - Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini meradang setelah timnya terkena comeback tragis 3-4 oleh Real Madrid. Tepatnya dalam laga matchday kedua Liga Champions di Stadio Olimpico, Kamis dini hari WIB, 15 Oktober 2026.

Kekalahan menyakitkan itu memicu ketegangan hebat. Karena Gasperini menyemprot balik komentar bos Los Blancos, Jose Mourinho, yang menyebut skuad Roma kehabisan bensin di akhir laga.

"Mourinho bilang kami kelelahan? Kalau ada tim yang tampak kehabisan tenaga, itu adalah Real Madrid. Kami mengungguli mereka dalam segala hal," ujar Gasperini dengan nada sengit pascapertandingan, dilansir dari DAZN Italia.

Laga itu sejatinya menjadi malam impian bagi publik Roma. Mereka telah menanti atmosfer Liga Champions di Olimpico selama tujuh tahun. Karena selama itu juga Roma tidak berkompetisi di turnamen kasta tertinggi Eropa tersebut.

BACA JUGA:Prediksi Skor AS Roma vs Real Madrid: Misi Jose Mourinho Jegal Mantan Klub di Liga Champions

BACA JUGA:AS Roma vs Real Madrid 3-4: Los Blancos Comeback 3 Gol dalam 10 Menit

Skuad asuhan Gasperini sempat tampil digdaya dan mendominasi jalannya laga. Gol pembuka dari Marten de Roon serta brace memukau Donyell Malen membawa I Lupi memimpin nyaman dengan skor 3-1 hingga menit ke-82.

Real Madrid hanya sempat membalas satu gol melalui Kylian Mbappe di babak pertama. Namun, petaka datang tepat di delapan menit terakhir waktu normal.

Lini pertahanan AS Roma mendadak lumpuh dan kehilangan fokus total. Situasi bola mati menjadi mimpi buruk yang menghancurkan perjuangan keras tuan rumah.


momen di lapangan saat AS Roma unggul sementara dari Real Madrid sebelum terkena comeback di laga liga champions-@ASRomaEN-X

Real Madrid sukses memberondong tiga gol balasan dalam durasi yang sangat singkat. Menariknya, ketiga gol pembalik kedudukan tersebut tercipta lewat skema yang persis sama, yakni eksekusi sepak pojok.

Carlos Espi memulai petaka tersebut pada menit ke-83. Endrick menyamakan kedudukan semenit berselang. Pada menit ke-90, mantan bek Roma, Antonio Rüdiger, mencetak gol penentu kemenangan Madrid.

BACA JUGA:Rating Pemain Madrid yang Pecundangi Roma 4-3: Endrick MoTM dari Bangku Cadangan

BACA JUGA:Feyenoord vs Como 3-2: Kesempatan Fabregas buat Belajar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber