Hamza Abdelkarim Terpinggirkan di Barcelona, Ini Solusi Hansi Flick

Hamza Abdelkarim Terpinggirkan di Barcelona, Ini Solusi Hansi Flick

Selebrasi penyerang muda Barcelona, Hamza Abdelkarim, usai mencetak gol dalam laga pramusim kontra Al Alhy. Kamis, 20 Agustus 2026.--Instagram @hamzabdelkarim

BACA JUGA:Lisandro Martinez Berpotensi Tinggalkan Man United, AC Milan hingga Barcelona Siap Siaga

BACA JUGA:Rating Pemain Barcelona yang Hajar Galatasaray 4-1, Lamine Yamal MVP!

Abdelkarim Terbuka Bermain untuk Barca Atletic

Salah satu solusi yang mulai dipertimbangkan adalah menurunkan Abdelkarim ke Barca Atletic, tim cadangan Barcelona yang berkompetisi di level senior. 

Dengan bermain bersama tim tersebut, sang penyerang berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus beradaptasi dengan sistem permainan klub melalui pertandingan kompetitif.

Menariknya, Abdelkarim dikabarkan tidak keberatan dengan kemungkinan tersebut. 

Sikap ini dinilai positif oleh manajemen Barcelona karena menunjukkan bahwa sang pemain lebih mengutamakan perkembangan karier daripada sekadar mempertahankan status sebagai anggota tim utama.

Ketika memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2030, Abdelkarim juga menegaskan kesediaannya untuk bermain bersama Barca Atletic apabila kesempatan tersebut membantunya berkembang.


Baru berusia 18 tahun dan resmi dipermanenkan musim panas ini, penyerang muda Hamza Abdelkarim langsung diganjar klausul fantastis.-Javier Borrego-Getty Images

Ia bahkan menyatakan tidak akan merasa malu jika harus turun ke tim cadangan. 

Baginya, prioritas utama adalah mendapatkan kesempatan bermain, baik bersama tim utama Barcelona, Barca Atletic, maupun tim nasional Mesir.

Sikap tersebut memberikan keleluasaan bagi Barcelona untuk menentukan jalur perkembangan yang paling sesuai. Meski demikian, keputusan akhir tetap bergantung pada evaluasi Flick dan kebutuhan tim.

BACA JUGA:Galatasaray vs Barcelona 1-4, Yamal dkk ke Puncak Klasemen Liga Champions

BACA JUGA:Barcelona vs Getafe 3-0, Blaugrana Masih Sempurna di La Liga

Pelatih asal Jerman itu disebut masih menyukai potensi Abdelkarim dan terus memperhatikannya selama sesi latihan. Akan tetapi, persaingan ketat di lini serang membuat peluang tampil di tim utama sulit diperoleh.

Barcelona kini harus menemukan keseimbangan antara memberikan pengalaman berlatih bersama pemain senior dan memastikan Abdelkarim mendapatkan menit bermain yang cukup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber