Cesc Fabregas Pasang Nico Paz Jadi Striker, Como Tak Berkutik di Markas Feyenoord
Potret gelandang muda Como asal Argentina, Nico Paz. Ia sulit menciptakan peluang dalam laga kontra Feyenoord. Kamis, 15 Oktober 2026.-Marco Luzzani-Getty Images
HARIAN DISWAY - Como harus menelan kekalahan 2-3 saat bertandang ke markas Feyenoord pada matchday kedua league phase Liga Champions 2026/2027.
Selain hasil pertandingan, sorotan tertuju kepada Nico Paz yang gagal memberikan kontribusi maksimal. Ia dimainkan sebagai penyerang tengah dalam skema eksperimen pelatih Cesc Fabregas.
Pertandingan berlangsung di Stadion Feijenoord, Rotterdam, pada Rabu, 14 Oktober 2026 WIB. Como sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Assane Diao pada menit ke-18. Namun, Feyenoord hanya membutuhkan dua menit untuk menyamakan kedudukan lewat Gjivai Zechiel.
Memasuki babak kedua, tuan rumah berbalik unggul melalui gol Anis Hadj Moussa pada menit ke-52. Keunggulan Feyenoord kemudian bertambah setelah Robert Sanchez mencetak gol bunuh diri pada menit ke-82.
BACA JUGA:Feyenoord vs Como 3-2: Kesempatan Fabregas buat Belajar
BACA JUGA:Prediksi Skor Feyenoord vs Como: Misi Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif di Liga Champions
Como baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu melalui Anastasios Douvikas pada menit ke-90+3. Meski demikian, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim asal Italia itu dari kekalahan.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, penampilan Nico Paz menjadi salah satu hal yang menarik perhatian. Pemain asal Argentina itu dipercaya menjadi starter sekaligus kapten Como dalam laga tandang Eropa pertama sepanjang sejarah klub.
Fabregas menempatkan Paz bersama Martin Baturina di lini depan dalam formasi 4-4-2 yang tidak biasa digunakan Como.
Keputusan tersebut diambil untuk mengejutkan Feyenoord sekaligus menjaga kondisi Douvikas agar tetap tersedia untuk pertandingan Serie A. Absennya striker alternatif, Moise Kean, turut memengaruhi pilihan taktik sang pelatih.
BACA JUGA:Como vs AS Roma 0-0: Giallorossi Gagal Rebut Puncak Klasemen Serie A
BACA JUGA:Como vs Parma 2-1, Klub Grup Djarum Tembus 3 Besar Klasemen Serie A

Momen pelatih Como, Cesc Fabregas (kanan), ketika memberi arahan pada penyerang Como, Martin Baturina (kiri). Kamis, 15 Desember 2026.-Lars Baron-Getty Images
Namun, strategi tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Feyenoord yang memiliki pola permainan lebih mapan mampu memanfaatkan celah dalam susunan pemain Como.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: La Gazzetta dello Sport