Juventus vs Celta Vigo, Luciano Spalletti Puas Berani Ambil Risiko dan Kritik Performa Conceicao
Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengamati anak asuhnya dalam pertandingan melawan Celta Vigo, 16 Oktober 2026.-Jose Manuel Alvarez Rey/Getty Images-Football Italia
Ia menambahkan bahwa apabila Conceicao memiliki sesuatu yang ingin disampaikan, seharusnya hal itu berkaitan dengan penampilannya sendiri.

Nick Woltemade merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya Federico Gatti selama pertandingan Fase Liga UEFA Europa League 2026/27 antara Celta Vigo dan Juventus di Estadio Balaidos, 15 Oktober 2026.-Jose Manuel Alvarez Rey/Getty Images-Football Italia
Spalletti juga menegaskan bahwa pertandingan berikutnya sudah menanti dalam beberapa hari. Lantas, evaluasi perlu dilakukan tanpa memperpanjang ketegangan.
“Jika ia memang bersikap seperti itu, meskipun staf saya mengatakan tidak, Conceicao akan menjelaskan pandangannya kepada kami. Dan kami akan berusaha menyelesaikannya,” katanya.
BACA JUGA:Juventus Kenang Gianluca Vialli dengan Penghormatan Emosional di Trento
Selain itu, Spalletti turut menyoroti Teun Koopmeiners. Ia dinilai masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya bersama Juventus.
Gelandang asal Belanda itu disebut lebih sering mengalirkan bola ke samping atau ke belakang. Tak banyak mencari umpan vertikal untuk mempercepat serangan.
Spalletti mengakui masalah tersebut tidak hanya terjadi pada Koopmeiners. Sejumlah pemain Juventus juga dinilai belum cukup cepat mencari umpan ke depan setelah merebut bola.
Menurutnya, Koopmeiners mungkin sedang kehilangan kepercayaan diri. Karena ia tidak bermain secara reguler. Dan merasa terus berada dalam sorotan.
BACA JUGA:Spalletti Uji Peran Baru Cambiaso di Tengah Kekalahan Juventus atas Cremonese
BACA JUGA:Juventus Takluk 0-1 dari Cremonese dalam Laga Uji Coba
Spalletti sempat berharap panggung kompetisi Eropa bisa membantu mengembalikan performa terbaik sang gelandang.
Kemenangan atas Celta Vigo membuat Juventus tetap sempurna dalam dua pertandingan Liga Europa.
Namun, Spalletti menegaskan bahwa hasil positif tersebut tetap harus diikuti peningkatan permainan. Sehingga Juventus mampu mempertahankan konsistensi di pertandingan berikutnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia