Persebaya ke Parepare 20 Oktober, Bajol Ijo Hadapi Jadwal Padat dan Badai Cedera
Malik Risaldi (kiri) berduel dengan bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira (kanan) di Gelora Bung Tomo, Minggu, 18 Oktober 2026.-Boy Slamet-Harian Disway
HARIAN DISWAY - Pelatih Persebaya Bernardo Tavares harus memutar otak lebih keras. Badai cedera pemain dan jadwal super padat menguji kedalaman skuad Bajul Ijo di awal musim Super League 2026/2027.
Bajol Ijo dihadapkan pada tantangan fisik yang luar biasa di tengah bergulirnya liga. Pasca ditahan imbang PSS Sleman 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu, 18 Oktober 2026, Bajul Ijo harus langsung bersiap menghadapi jadwal neraka. Ya, mereka akan melakoni lima pertandingan dalam rentang waktu satu bulan.
Situasi kian mendesak karena skuad asuhan Bernardo Tavares itu hanya memiliki waktu persiapan super singkat: hanya empat hari. Sebelum terbang ke markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, yang dijadwalkan bertanding pada Kamis, 22 Oktober 2026.
BACA JUGA:Ketika Sepak Bola Bagi Persebaya dan Bonek Bukan Sekadar Permainan 90 Menit
BACA JUGA:Persebaya vs PSS Sleman 2-2: Gol Telat Miguel Pereira Selamatkan dari Kekalahan
Skuad Persebaya direncakan akan terbang pada Selasa, 20 Oktober 2026. Hal itu dikatakan Media Officer Persebaya Jonathan Yohvinno selepas konferensi pers pasca pertandingan Persebaya vs PSS Sleman.

Selebrasi Miguel Pereira setelah mencetak gol ke gawang PSS Sleman di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu, 18 Oktober 2026.-Boy Slamet-Harian Disway
Padatnya kalender pertandingan membuat kondisi kebugaran para pemain berada dalam lampu kuning. Bernardo Tavares, tidak menampik bahwa timnya tengah menghadapi ujian berat terkait kebugaran fisik dan masalah kebugaran pemain yang membatasi pilihan taktik.
"Sayangya kami tidak memiliki skuad yang lengkap. Banyak pemain yang mengalami cedera atau kondisinya tidak fit. Itu sebabnya kami melakukan beberapa perubahan, dan ada pula pemain yang harus absen karena cedera," terang juru taktik asal Portugal itu.
Katanya menambahkan, staf kepelatihan Persebaya perlu berkoordinasi dengan tim medis terkait hal ini. Selain itu, beberapa pemain yang menyelesaikan pertandingan pun kondisinya tidak 100 persen bugar.
BACA JUGA:Persebaya Masih Tumpul di Depan Gawang, Ini Catatan Taktik Bajol Ijo Era Bernardo Tavares!
BACA JUGA:Jersey Antangin x Persebaya Hadir di PRJ 2026, Bawa Nostalgia 2004!
Meski demikian, Tavares menegaskan pentingnya memaksimalkan seluruh potensi pemain yang ada di dalam tim. Ia percaya bahwa mengandalkan sebelas pemain saja tidak akan cukup untuk mengarungi kompetisi yang panjang dan menguras tenaga ini.
"Di laga berikutnya dan laga-laga selanjutnya, kami akan melihat pemain mana yang berada dalam kondisi paling siap, lalu menyusun rencana permainan dengan melibatkan mereka," beber Tavares.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: