The Starry Night Van Gogh Diduga Gambarkan Langit 22 Juli 1889

The Starry Night Van Gogh Diduga Gambarkan Langit 22 Juli 1889

Sebuah gambar dari makalah Kim dkk. di Scientific Reports yang membandingkan langit malam pada 22 Juli 1989 dengan lukisan The Starry Night karya Vincent van Gogh.-Scientific Reports-space.com

BACA JUGA:Misteri Pria dalam Lukisan Tambang Tom McGuinness, Galeri Inggris Minta Bantuan Publik

BACA JUGA:Kajian Historis dan Simbolis oleh Analis tentang Lukisan Berobjek Paus yang Bernilai Rp 34 Miliar

Dalam surat tertanggal 12 April 1888, sang pelukis mengungkapkan keinginannya untuk membuat karya. Di dalamnya menampilkan langit penuh bintang.

Van Gogh menulis bahwa ia ingin mencoba melukis langit berbintang. Sebagaimana ia ingin menggambarkan padang rumput hijau yang dipenuhi bunga dandelion pada siang hari.

Petunjuk lain ditemukan dalam surat yang ditulis sekitar akhir Mei hingga awal Juni 1889. Dalam surat tersebut, Van Gogh menceritakan pengalamannya mengamati pemandangan dari jendela sebelum matahari terbit.

Ia menyebut melihat bentang alam pada pagi hari. Ketika belum ada cahaya matahari, kecuali bintang pagi yang tampak sangat besar.

BACA JUGA:Pesta Rupa Arisan: Bangun Perspektif Anak Muda tentang Seni melalui Lukisan

BACA JUGA:Pameran Tunggal Welldo Wnophringgo, Pajang 28 Lukisan Bertema Tubuh-Tubuh Spiritual

Bintang yang dimaksud diduga merujuk pada Venus, yang dapat terlihat terang menjelang matahari terbit dalam kondisi tertentu.

Bagi Kim, catatan itu menunjukkan bahwa Van Gogh mungkin berulang kali mengamati langit menjelang fajar selama periode tersebut.

Kebiasaan itu membuka kemungkinan bahwa sang pelukis melihat kondisi langit yang sesuai dengan gambaran dalam The Starry Night pada 22 Juli 1889.

Meski demikian, Kim mengakui bahwa sebagian hubungan antara catatan Van Gogh dan kronologi lukisan masih melibatkan interpretasi pribadi.

BACA JUGA:Your Camera Still Sucks Tantang Pengunjung Maknai Sendiri Lukisan Abstrak yang Saingi Jepretan Kamera

BACA JUGA:Lesbumi PWNU Jatim Gelar Pameran Lukisan Mangsa Kalasubo Sambut 1 Abad NU

Karena itu, temuan tersebut belum dapat dianggap sebagai bukti definitif. Belum mengubah sejarah penciptaan karya tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: space.com