Harga Daging Sapi Surabaya di Kisaran Rp150 Ribu per Kilogram, RPH Pastikan Pasokan Cukup
RPH Surabaya berkomitmen mendukung ketersediaan pangan, khususnya daging sapi, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Sabtu, 24 Oktober 2026-Pemkot Surabaya-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Harga daging sapi di pasar tradisional Kota Surabaya cenderung stabil dalam beberapa bulan terakhir, dengan Harga daging kelas I bertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram sejak Juni 2026, setelah Iduladha.
Kondisi ini menunjukkan pola kestabilan harga baru yang terbentuk sejak pertengahan tahun, seiring harga sapi hidup yang masih berada pada tingkat relatif tinggi. Di sisi lain, ketersediaan daging sapi di pasar dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya, Fajar A. Isnugroho, mengatakan pemantauan harga dan pasokan terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan pasar sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Berdasarkan pemantauan Tim Monitoring Daging RPH Surabaya di Pasar Tambahrejo, Jumat, 23 Oktober 2026, harga daging sapi kelas I berada di kisaran Rp150.000 per kilogram, sedangkan jenis daging lainnya sekitar Rp140.000 per kilogram.
“Harga daging sapi di pasar saat ini cenderung bertahan sejak Juni lalu. Jadi, kondisi yang kita lihat sekarang merupakan pola kestabilan harga yang terbentuk dalam beberapa bulan terakhir. Kami terus memantau perkembangannya, termasuk memastikan ketersediaan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Fajar, Sabtu, 24 Oktober 2026.
BACA JUGA:RPH Tambak Osowilangun Beroperasi, Pemkot Surabaya Buka Kesempatan bagi Jagal Baru
BACA JUGA:Jagal dan Pedagang Sapi Demo DPRD Surabaya, Tagih Janji Pembahasan Relokasi RPH Pegirian
Menurut Fajar, pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya RPH Surabaya dalam menjaga ketersediaan pangan asal hewan di Kota Pahlawan. Hasil pemantauan harga dan pasokan juga disampaikan dalam koordinasi rutin bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), sehingga kondisi di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah yang diperlukan.
Ia menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya turut mencermati perkembangan harga daging sapi yang cenderung bertahan selama beberapa bulan terakhir.
Dengan kondisi tersebut, perhatian tidak tertuju pada pergerakan harga, kesinambungan pasokan juga diperhatiakn agar masyarakat tetap mudah memperoleh daging sapi di pasar tradisional.
“Kami memastikan pasokan daging sapi tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan sapi hidup siap potong juga mendukung keberlangsungan pasokan ke pasar. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa berbelanja seperti biasa sesuai kebutuhan,” jelasnya.
BACA JUGA:Qurban Anti Ribet di RPH Pegirian Surabaya: Potong 10 Ekor Sapi dalam 1 Jam
BACA JUGA:RPH Babi Surabaya Dipindahkan dari Ampel ke Banjarsugihan
Selain itu, RPH Surabaya mengajak masyarakat untuk memilih daging sapi hasil pemotongan di RPH yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Masyarakat dapat mengenali pedagang mitra melalui papan Mitra RPH Surabaya yang terpasang di lapak penjualan.
“RPH Surabaya berkomitmen mendukung ketersediaan pangan, khususnya daging sapi, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami akan terus memantau kondisi pasokan dan mendorong masyarakat memilih daging yang aman serta layak dikonsumsi, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: