Cheng Yu Pilihan Budayawan Erros Djarot: Shui Neng Zai Zhou, Yi Neng Fu Zhou

Cheng Yu Pilihan Budayawan Erros Djarot: Shui Neng Zai Zhou, Yi Neng Fu Zhou

ERROS DJAROT, budayawan, berpegang teguh pada prinsip shui neng zai zhou, yi neng fu zhou. Air mampu mengapungkan perahu, juga mampu menenggelamkan perahu.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Erros Djarot, budayawan kawakan Indonesia, berpesan, "Kalau main politik, jangan main perasaan."

Pesan tersebut barangkali berangkat dari kenyataan bahwa politik adalah dunia kepentingan dan kekuasaan yang dinamis. Hubungan antarmanusia di dalamnya pun serba-tidak pasti. Kawan hari ini bisa jadi lawan esok hari, sementara orang yang kini berseberangan bisa saja kelak menjadi mitra. 

Karena itu, dalam berpolitik, kita perlu memisahkan perasaan pribadi dari pertimbangan strategis. Keputusan politik tidak semestinya ditentukan oleh rasa suka atau tidak suka, sakit hati, apalagi dendam pribadi.

Walakin, tidak bermain perasaan bukan berarti menanggalkan hati nurani. Emosi tetap manusiawi, tetapi perlu dikelola agar tidak mengambil alih akal sehat.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Kepala Pusat Pengembangan Musik Gerejawi (PPMG) UK Petra Aris Sudibyo: Li Ji Da Ren

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho: Bu Yi Wu Xi, Bu Yi Ji Bei

Begitu pula, rasionalitas politik tidak boleh menjadi dalih untuk mengabaikan empati dan loyalitas. Seorang pemimpin, walau bagaimana pun, tetap harus peka terhadap penderitaan rakyat dan menghargai orang-orang yang telah berjuang bersamanya. 

Kepentingan boleh berubah, strategi boleh berganti, tapi “kacang tidak boleh lupa kulitnya”. Atau, seperti yang pepatah Tiongkok bilang, "饮水思源" (yǐn shuǐ sī yuán): saat minum air, ingat akan sumbernya.

Lantas, dari mana sumber kekuasaan penguasa yang diperoleh dari proses politik? Jawabannya jelas dari rakyat.

Terkait hal ini, masyarakat Tiongkok punya adagium, "水能载舟,亦能覆舟" (shuǐ néng zài zhōu, yì néng fù zhōu): air mampu mengapungkan perahu, juga mampu menenggelamkan perahu. 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pemilik Barbershop Despacito Radityo Haryo Nugroho: Zi Qiang Bu Xi

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Owner EO Bertigakomunikasi Bara Wibowo: Cheng Ren Zhi Mei

Di situ, air melambangkan rakyat, sedangkan perahu melambangkan penguasa. Kekuasaan dapat bertahan berkat dukungan rakyat, bisa pula runtuh ketika kehilangan kepercayaan rakyat. 

Strategi mungkin menentukan cara seseorang meraih kekuasaan. Namun, kepercayaan rakyat menentukan seberapa lama kekuasaan itu dapat bertahan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: