Museum The Beatles di Liverpool Diperluas, Hadirkan Pengalaman Imersif pada 2028
Potret The Beatles. Grup legendaris itu melakukan konser terakhir di London. Gedung tempat konser tersebut akan diubah menjadi museum.-Getty Images-BBC
HARIAN DISWAY - Museum The Beatles Story akan diperluas menjadi destinasi wisata imersif di pusat Liverpool, Inggris, pada 2028.
Museum itu membawa pengunjung menelusuri perjalanan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr.
Mulai dari masa kecil mereka hingga mendunia. Museum itu diperbarui setelah peluncuran film biopik mereka pada April 2028.
Apple Corps, perusahaan yang mengelola kepentingan bisnis The Beatles, mengumumkan rencana pengembangan museum tersebut.
BACA JUGA:Produser Biopik The Beatles Ungkap Alasan Empat Film Dirilis Bersamaan pada April 2028
BACA JUGA:Patung Manajer The Beatles Brian Epstein di Liverpool Dipindahkan Sementara untuk Perbaikan
Proyek itu diharapkan menjadikan Liverpool memiliki destinasi wisata musik yang mampu menyaingi Graceland.
Anda sudah tahu, Graceland merupakan tempat yang berkaitan dengan Elvis Presley dan Dollywood, taman hiburan milik Dolly Parton di Amerika Serikat.

The Beatles bermain di atap gedung 3 Savile Row selama 42 menit pada siang hari yang dingin di bulan Januari 1969. Lokasi itu akan diubah jadi Museum The Beatles yang dibuka pada 2027.-Apple Corps-BBC
Dalam rencana tersebut, Apple Corps akan mengambil alih pengelolaan The Beatles Story. Lalu memindahkannya dari kawasan dermaga Liverpool ke bekas St John’s Market.
Lokasi seluas 9.290 meter persegi itu berada di seberang Stasiun Kereta Lime Street, stasiun utama di kota tersebut.
BACA JUGA:The Beatles dan Misteri Pemain Piano In My Life, Rupanya George Martin!
BACA JUGA:Pemeran Biopik The Beatles Kepergok Syuting Adegan Pembuka A Hard Day’s Night
Apple Corps menyatakan bahwa tempat wisata baru itu akan memanfaatkan teknologi imersif, artefak asli, dan rekonstruksi latar yang spektakuler.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: the star