Frenkie De Jong Kembali, Barcelona Punya Solusi Lini Tengah
Frenkie de Jong kembali dari cedera dan berikan opsi baru bagi Hansi Flick untuk perkuat lini tengah Barcelona yang kerap kesulitan hadapi tekanan.-Alex Caparros-Getty Images
HARIAN DISWAY - Frenkie de Jong bisa menjadi opsi bagi Hansi Flick untuk memperkuat lini tengah Barcelona yang belakangan kesulitan menghadapi tekanan lawan.
Kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) dan Real Madrid memperlihatkan bahwa Blaugrana masih memiliki pekerjaan rumah dalam menjaga kendali permainan, terutama ketika menghadapi tim yang menerapkan penjagaan satu lawan satu di sektor tengah.
Menurut laporan SPORT, kembalinya De Jong dari cedera membuka peluang bagi Flick untuk mengevaluasi pendekatan taktiknya.
Pelatih asal Jerman itu berpotensi meninggalkan formasi 4-2-3-1 dan beralih ke skema 4-3-3 demi menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara lini tengah dan lini serang.
De Jong baru saja kembali merumput ketika Barcelona menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico pada Senin, 26 Oktober 2026 lalu.
BACA JUGA:Barcelona Incar Tarik Muharemovic, Leeds Pasang Harga Lebih dari Rp1,4 T
BACA JUGA:PSG dan Barcelona Femeni Borong Penghargaan Club of the Year 2026

Frenkie de Jong kembali dari cedera dan berikan opsi baru bagi Hansi Flick untuk perkuat lini tengah Barcelona yang kerap kesulitan hadapi tekanan.-Alex Caparros-Getty Images
Gelandang berusia 29 tahun itu masuk menggantikan Fermin Lopez pada menit ke-74. Dalam kesempatan tersebut, Flick menempatkannya sebagai gelandang serang, sementara Rodri dan Pedri tetap berduet di posisi gelandang bertahan.
Meski dimainkan di posisi yang lebih maju, De Jong mampu menunjukkan ketenangan saat menerima bola di bawah tekanan. Ia juga beberapa kali membawa bola ke depan untuk membantu progresi serangan Barcelona.
Sepanjang penampilannya, De Jong mencatatkan 17 operan sukses dari 19 percobaan dan melakukan 22 sentuhan.
Setelah pertandingan, De Jong mengaku senang bisa kembali bermain. Ia mengatakan bahwa posisi yang ditempatinya terasa sedikit berbeda, tetapi tetap menikmati kesempatan tersebut karena dirinya memang seorang gelandang.
Kualitas tersebut bisa menjadi modal penting bagi Barcelona untuk menghadapi lawan yang gemar menekan secara agresif.
Kemampuan De Jong menjaga penguasaan bola dan melewati penjagaan pemain lawan dapat membantu Blaugrana mempertahankan aliran permainan sekaligus mengurangi risiko kehilangan kendali di lini tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber