AS Setujui Rudal Patriot untuk Ukraina Senilai USD2,1 Miliar
Rudal Patriot buatan AS diluncurkan dalam latihan tembak langsung di pangkalan rudal Chiupeng, Pingtung, Taiwan, 20 Agustus 2024. AS kini menyetujui penjualan 500 rudal Patriot PAC-3 ke Ukraina senilai US$2,1 miliar.-Sam Yeh-AFP
HARIAN DISWAY – Amerika Serikat (AS) sepakat mengirimkan 500 rudal pencegat Patriot PAC-3 ke Ukraina senilai USD2,1 miliar. Persetujuan itu diumumkan Departemen Luar Negeri AS pada Jumat, 30 Oktober 2026. Sebelumnya, Kyiv menunggu dan menuding Pentagon sengaja menunda pengiriman munisi vital penangkal rudal balistik Rusia tersebut.
Seluruh biaya ditanggung sekutu Kyiv. Ukraina membayar dengan donasi Kanada, Jerman, dan Norwegia lewat program JUMPSTART, ditambah dana nasional dari Pinjaman Dukungan Ukraina Uni Eropa.
"Tidak ada dana AS yang dipakai dalam transaksi ini." Demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
"Ini akan mendukung tujuan kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan negara mitra yang menjadi kekuatan bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa," tulis departemen lebih lanjut.
BACA JUGA:Rusia Terus Gempur Kyiv dengan Drone dan Rudal, Zelenksyy: Bantuan Patriot Bisa Selamatnya Nyawa
BACA JUGA:Stok Patriot Terus Menipis, Ukraina Gagal Cegat 24 Rudal Balistik Rusia
Namun, rudal tidak akan tiba dalam waktu dekat. Pesanan tersebut ditujukan untuk rudal baru yang belum diproduksi. Dua sumber yang mengetahui keputusan itu menyebutkan bahwa pengiriman baru akan dilakukan beberapa tahun memasuki dekade 2030-an.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan pengiriman bisa memakan waktu "beberapa tahun". Lewat unggahan di X, ia menyambut keputusan AS, tetapi menegaskan Ukraina membutuhkan Patriot "sekarang juga".

PRESIDEN UKRAINA Volodymyr Zelenskyy bersama Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre di Oslo pada 20 Oktober 2026. -Martin Lerberg Fossum-Kantor Perdana Menteri Norwegia
Sempat Ditunda Berbulan-Bulan
Bulan ini, Zelenskyy menuding Pentagon menahan pengiriman rudal yang dibeli negara lain untuk Ukraina. Ia mengaku Kyiv menunggu hampir sebulan agar Washington menyetujui pasokan kritis.
Ia juga menyebut intelijen AS sempat terhenti dan layanan Starlink diperlambat. Keduanya kini disebut telah dipulihkan.
Persoalan serupa sudah muncul sejak Juli. Usai bertemu Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada 28 Juli, Zelenskyy menyatakan Trump menyetujui lisensi bagi Ukraina untuk memproduksi Patriot sendiri.
Pentagon saat itu menyebut implementasinya masih tahap awal, dan BBC melaporkan Trump pada Juli menyatakan Washington "belum menyetujui" lisensi tersebut.
BACA JUGA:Bertemu Trump, Zelensky Kantongi Lisensi Produksi Rudal Patriot untuk Ukraina
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: