Terancam Dipecat, Carrick Optimistis Pimpin Man United Hadapi AS Roma
Di tengah ancaman pemecatan akibat rekor sembilan laga tanpa kemenangan, Michael Carrick tetap optimis pimpin Man United lawan AS Roma.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Tekanan terhadap Michael Carrick semakin tajam. Setelah Manchester United ditebas 0-2 oleh Chelsea dalam pekan kesembilan Premier League di Stamford Bridge, Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk United menjadi sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi. Itu menjadi periode terburuk mereka sejak 1988.
Meski begitu, Carrick tetap percaya diri. Pelatih 45 tahun itu memperkirakan dirinya masih akan menjabat sebagai pelatih Manchester United ketika menghadapi AS Roma dalam lanjutan Liga Champions pada Rabu, 4 November 2026 mendatang.
Sebelumnya, sejumlah pengamat dan pendukung memperkirakan Carrick akan kehilangan pekerjaannya setelah kekalahan oleh Bournemouth, pekan lalu. Faktanya, posisinya masih dipertahankan hingga kini.
BACA JUGA:Chelsea vs Man Utd 2-0, Kartu Merah Lisandro Tenggelamkan Setan Merah
BACA JUGA:Rating Pemain Man United yang Kalah Lawan Chelsea 0-2, Lisandro Martinez Paling Jelek
"Ya, masih," kata Carrick tegas, ketika ditanya TNT Sports mengenai kemungkinan dirinya memimpin tim saat menghadapi Roma. Meskipun, ia juga mengakui bahwa kekalahan dari Chelsea menjadi hasil yang sulit diterima.

Di tengah ancaman pemecatan akibat rekor sembilan laga tanpa kemenangan, Michael Carrick tetap optimis pimpin Man United lawan AS Roma.-Adam Davy-Getty Images
Menurutnya, Manchester United merupakan klub besar yang selalu dituntut meraih kemenangan. Ia pun memahami kekecewaan para pendukung yang telah mengorbankan waktu dan biaya untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
"Para pendukung datang dengan mengerahkan banyak usaha dan mengeluarkan banyak uang untuk menyaksikan kami bermain," jelas Carrick.
"Para pemain sebenarnya sudah menunjukkan sikap yang tepat, tetapi ada sejumlah hal yang tidak berjalan sesuai harapan," lanjut mantan pemain United pada periode pertengahan 2000-an tersebut.
Namun, menurutnya, situasi pertandingan berubah dengan sangat cepat sehingga timnya kehilangan kendali. Carrick pun meminta para pemain segera melupakan hasil tersebut dan mengambil sisi positif dari penampilan mereka.
BACA JUGA:Dilema Michael Carrick di Man United: Masih Dipercaya Manajemen, Diuji Badai Cedera
BACA JUGA:Michael Carrick Terancam Dipecat Man United, Eddie Howe Tertarik Gantikan
Carrick Soroti Perbedaan Performa MU di Dua Babak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber