Benang Kusut Mitos Kesehatan Bayi (2): Gagasan Budaya Terbentur Algoritma

Benang Kusut Mitos Kesehatan Bayi (2): Gagasan Budaya Terbentur Algoritma

PISANG DIHALUSKAN sebelum disuapkan kepada bayi. Praktik yang bertentangan dengan medis ini masih mudah dijumpai dalam masyarakat.-Boy Slamet-Harian Disway

Praktik pengasuhan anak dan penanganan kesehatan di Indonesia sangat dipengaruhi kerangka budaya masyarakat. Mampukah para ibu, khusus first time moms, menyinergikannya dengan panduan medis yang lebih bisa dinalar? 

PAKAR Antropologi Universitas Padjadjaran, Erna Herawati, mengatakan bahwa dalam sudut pandang Antropologi, segenap perilaku budaya bersumber dari apa yang disebut sebagai sistem gagasan. "Ada tiga lapisan kebudayaan yang bisa kita cermati," katanya kepada Harian Disway pada 27 Oktober 2026.

Tiga lapisan yang dia maksudkan adalah sistem gagasan alias apa yang ada dalam pikiran manusia, perilaku yang terwujud dari gagasan tersebut, dan kebudayaan material.

"Setiap latar kebudayaan memiliki sistem gagasan yang berbeda-beda dan kemudian mendasari cara mereka berperilaku, termasuk praktik memberikan makanan pada bayi," lanjutnya. 

Erna mencontohkan praktik menghangatkan bayi dengan cara diayunkan di atas api di Nusa Tenggara Barat (NTB). Api dengan asap yang mengepul itu terkadang memicu kecelakaan seperti luka bakar. 

BACA JUGA:RSUD Dr Soetomo Rawat Bayi A Sesuai Prosedur, Emil Dardak Tepis Isu Intervensi NICU

BACA JUGA:Pameran Kebutuhan Ibu dan Anak Wilbex 2026 Akan Hadir di Surabaya, Libatkan Lebih 250 Brand

Ibu-ibu di NTB juga kerap memberikan makanan yang mereka kunyahkan terlebih dahulu sebelum disuapkan kepada bayi di bawah usia 6 bulan.

Sementara itu, di wilayah Sunda (Jawa Barat) dan Jawa pada umumnya, bayi di bawah usia 6 bulan kerap diberi makan. "Ada sistem gagasan yang mereka jadikan pedoman bahwa bayi itu kalau nangis artinya kelaparan. Susu dianggap tidak terlalu mengenyangkan," jelas Erna.

Akibatnya, masyarakat memberikan makanan tambahan agar bayi kenyang dan bisa tidur. Di Jawa, makanan tambahan ini biasanya berupa pisang yang dikerok menggunakan sendok, sedangkan di Jawa Barat berupa bubur atau makanan padat lainnya.


ARUNA WIRA WIJAYA berinteraksi dengan orang tuanya pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Sebelum berusia enam bulan, bayi hanya boleh mengonsumsi ASI.-Boy Slamet-Harian Disway

Padahal, menangis terus atau rewel tanpa sebab pada bayi itu sangat normal secara medis. "Istilahnya, kolik infantil. Itu wajar, karena sistem pencernaannya yang masih berkembang. Biasanya akan membaik sendiri seiring waktu," tegas dr. Rahmah Yashinta, Sp.A, dokter spesialis anak RS KORPRI Pura Raharja Surabaya, saat ditemui 30 Oktober 2026.

BACA JUGA:Workshop Layers of Love, Perkuat Bonding Ibu dan Anak lewat Baking dan Hypnoparenting

BACA JUGA:Mom & Kids Joyful Yoga di ARTOTEL TS Suites Surabaya, Pererat Kedekatan Ibu dan Anak Kebersamaan

Pemahaman budaya dan pengetahuan dasar kesehatan sering berbenturan. Bahkan, benturan itu tidak hanya terjadi di pedesaan, tetapi juga di perkotaan. Termasuk, Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: