Lens vs Como 1-9: Pasukan Cesc Fabregas Pecahkan 3 Rekor di Liga Champions
Lens vs Como 1-9, Lariani pecahkan 3 rekor di Liga Champions. Foto: Para pemain Como merayakan gol ketujuh yang dicetak Mattia Liberali, 5 November 2026. -Francois le Presti-AFP
HARIAN DISWAY - Como menciptakan kejutan besar pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027. I Lariani (julukan Como) tampil luar biasa dengan membantai RC Lens 9-1 di kandang lawan, Stade Bollaert-Delelis, Kamis pagi, 5 November 2026.
Ya, Anda tidak salah membaca. Tim asal Italia yang baru debut di Liga Champions tersebut berhasil mempermalukan Lens dengan selisih delapan gol, di depan pendukung mereka sendiri.
Anastasios Douvikas mencetak hat-trick pada menit ke-7, 32, dan 57. Enam gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Nico Paz (40'), Lucas Da Cunha (47'), Marc-Oliver Kempf (54'), Mattia Liberali (62'), Martin Baturina (69'), dan Papaccioli (90+1').
Lens hanya mampu membalas satu gol melalui Ruben Aguilar pada menit ke-65. Itu kemenangan ketiga Como di Liga Champions, setelah mengalahkan Manchester United dan RB Leipzig.
BACA JUGA:Como vs Sassuolo 2-0: Douvikas Borong Gol, I Lariani Tembus 4 Besar
BACA JUGA:Como Bantai Man United 4-1, Cesc Fabregas dan Nico Paz Kenang Kesetiaan Suporter
Selisih gol super mengantar pasukan Cesc Fabregas merangsek ke peringkat 4 klasemen sementara. Bahkan di atas Barcelona, Man City, dan Liverpool.
"Tidak ada yang lain selain hal positif yang dapat kami ambil malam ini. Segalanya berjalan baik bagi kami," kata Cesc Fabregas kepada UEFA. "Kami merasa para pemain percaya diri. Kami selalu termotivasi, baik di Serie A atau di Liga Champions," imbuhnya.

Para pemain Como merayakan gol yang dicetak oleh Anastasios Douvikas (dua dari kanan) dalam laga kontra RC Lens. Kamis, 5 November 2026.--Instagram @comofootball
"Kami tidak mengubah apa pun, bahkan sejak kekalahan dari Feyenoord (di matchday kedua, Red)," ungkap Fabregas. "Satu-satunya hal yang berubah adalah hasil, namun attitude kami selalu sama. Sikap para pemain adalah sesuatu yang tidak boleh Anda ragukan," tegasnya.
Como juga mencatatkan sejumlah rekor. Mereka membukukan kemenangan tandang terbesar sepanjang sejarah Liga Champions dengan selisih delapan gol. Menyamai Liverpool yang membantai Besiktas 8-0 pada 2007, dan Real Madrid atas Malmo pada 2015.
BACA JUGA:Como vs Man United 4-1: Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Setan Merah
BACA JUGA:Duel Como vs Man United Terancam Batal, Hujan Deras 64 mm Guyur Sinigaglia
Como menjadi klub kedua yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan Liga Champions setelah Bayern Munchen membantai Dinamo Zagreb 9-2 pada September 2024. Tapi mereka jadi tim pertama yang cetak sembilan gol di satu laga tandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber