Langkah Pemkab Gresik Antisipasi Banjir: Evaluasi Rumah Pompa dan Keruk Saluran
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (sisi kanan bertopi) didampingi Kepala Dinas CKPKP Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah saat meninjau sejumlah rumah pompa dan saluran air bersama Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP), Sabtu, 7 Nov-Diskominfo Kab. Gresik-
Namun, pekerjaan itu tidak bisa dilakukan begitu saja. Keberadaan tiang pancang bangunan yang harus dilindungi serta keterbatasan ruang untuk mobilisasi alat berat menjadi salah satu kendala. Karena itu, diperlukan perencanaan teknis agar pengerukan tidak mengganggu infrastruktur yang sudah ada.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (tengah, bertopi) berfoto bersama dengan tim dari Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) usai meninjau sejumlah rumah pompa di Gresik.-Diskominfo Kab. Gresik-
Ida mengatakan, kebutuhan teknis, mobilisasi peralatan, hingga dukungan anggaran akan dibahas lebih lanjut bersama Wakil Bupati Gresik. Pembahasan tersebut diperlukan agar penanganan sedimentasi dapat dilakukan secara tepat.
Pemkab Gresik berupaya meminimalkan risiko banjir yang dapat mengancam keselamatan maupun harta benda masyarakat. Ancaman tersebut tidak hanya berasal dari curah hujan tinggi, tetapi juga pasang air laut.
Selain pembenahan infrastruktur, pemerintah daerah mengajak masyarakat menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan. Keterlibatan warga dinilai penting agar saluran tetap berfungsi dan upaya pengendalian banjir dapat berjalan optimal. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: