Menjelajah Lautan Teduh (38): Diplomasi Sejak Usia Dini
GURU TK DADAKAN, Yohana Angelina Sitorus (kiri) dan Rizkya Dwijayanti, terlihat bersemangat di depan siswa TK di Kepulauan Solomon.-SATGAS TERPADU VISIT 2026-
Memang, aktivitas-aktivitas sederhana semacam itu juga punya nilai diplomasi dalam misi Satgas Terpadu Port Visit 2026. Dan sasarannya pun unik. Yakni, generasi muda. Artinya, mereka sudah diajarkan tentang keragaman sejak dini. Juga diberi wawasan tentang perbedaan antarbangsa plus persatuan yang bisa dibangun sedari muda.
Itulah yang membuat aktivitas satgas begitu bermakna di negara-negara yang dikunjungi. Bagi Yohana, salah satu yang meninggalkan kesan mendalam adalah semangat dan kekompakan seluruh tim Subsatgas Pendidikan. ’’Dengan berbagai ide kreatif dan keterbatasan yang ada, seluruh personel tetap bekerja dengan tulus, tanpa pamrih, dan penuh tanggung jawab untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi anak-anak,’’ katanya.

SISWA CHUNG HWA International School berfoto bersama anggota TNI-AL yang berjaga di dek heli KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991.-SATGAS TERPADU VISIT 2026-
Menurut Yohana, pengalaman selama Port Visit, termasuk di Vanuatu dan Fiji, juga memberikan pelajaran. Pendekatan sederhana melalui permainan dan interaksi langsung dapat menjadi sarana yang efektif untuk membangun kedekatan dengan generasi muda, meskipun berasal dari latar belakang budaya yang berbeda.
’’Harapannya, meskipun anak-anak mungkin belum sepenuhnya memahami setiap pesan yang disampaikan, pengalaman positif tersebut dapat membekas dalam ingatan mereka dan menjadi motivasi untuk terus belajar, berani bermimpi, serta tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-citanya,’’ ucap Yohana. (*)
Rangsang Mimpi ke Indonesia, baca besok… (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: