Cheng Yu Pilihan Murdaya Po: Tong Gan Gong Ku

Jumat 08-07-2022,07:13 WIB
Reporter : Novi Basuki & Annie Wong
Editor : Tomy C. Gutomo

MURDAYA Widyawimarta Po berharap semua makhluk di muka bumi bisa hidup rukun dan menjalani hari-hari dengan bahagia. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Susah-senang bersama. Alias "同甘共苦" (tóng gān gòng kǔ), kalau menggunakan istilah kitab Zhan Guo Ce (战国策) yang dikompilasi Liu Xiang, sejarawan era Dinasti Han Barat.

Harapan itu barangkali diilhami dari pengalaman Murdaya. Yang susah payah membangun usaha dari bawah. From zero to hero. Sebelum menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia, semasa mudanya ia adalah penjual koran biasa. Yang tiap hari harus menyusuri jalanan untuk menjajakan dagangannya. 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Guru Besar FK Unika Atma Jaya Suwandhi Widjaja: Xue Yi Zhi Yong

Kesuksesan pria kelahiran 1946 tersebut baru dimulai pada 1972: ketika ia mendirikan perusahaan kontraktor. Awalnya, bisnis ini dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Mereka belum tahu bahwa perusahaan kontraktor milik Murdaya adalah satu-satunya di Indonesia saat itu.

Tak heran, berkat keuletan dan minimnya saingan, membuat usaha Murdaya itu berkembang pesat dalam tempo singkat. 

Seiring masa, pada 1992, didirikanlah Central Cipta Murdaya Group (CCM) untuk mewadahi bidang bisnis Murdaya yang tak henti berekspansi: dari kontraktor, meluas ke teknologi informasi, manufaktur, baja, real estate, hingga agrikultur. Jakarta International Expo (JIExpo) dan Pondok Indah adalah di antara sekian banyak aset yang dimiliki Murdaya.

Selain berbisnis, Murdaya juga pernah terjun ke politik. Ia cukup lama di PDI-Perjuangan. Dan sempat terpilih sebagai anggota DPR-RI pada 2004 silam.

Kini, kekayaan Murdaya ditaksir mencapai USD 1,1 miliar. Sambil rebahan, monggo bila Anda mau mengalikannya ke rupiah. Sembari mengamini doanya, "Semoga semua makhluk bahagia." (*)

 

Kategori :