Hari Ini, Suspend Saham RAJA Dibuka

Senin 25-07-2022,04:00 WIB
Reporter : Michael Fredy Yacob
Editor : Tomy C. Gutomo

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Sekarang memang sudah mendekati tahun politik. Ternyata, kondisi itu berdampak juga terhadap harga pasar modal. Terutama terjadi kepada perusahaan yang berbau politik. Misalnya saja, PT Rukun Raharja (RAJA) yang kabarnya dimiliki suami Ketua DPR Puan Maharani. 

Saham RAJA sempat di-suspend pada Kamis, 21 Juli 2022. D satu bulan, kenaikan saham RAJA sangat fantastis. Naikknya ketinggian. Mulai Senin, 25 Juli 2022, suspend itu dibuka. Banyak yang mengaitkan hal tersebut dengan sosok di balik kepemilikan PT Rukun Raharja.

Pengumuman dibukanya lagi perdagangan RAJA dilakukan Sabtu, 23 Juli 2022. Surat pengumuman ditandatangani oleh Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan P.H Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Martin Satria D. Bako. 

”Biasanya perusahaan yang related dengan itu, harganya akan naik,” kata pengamat Pasar Modal Leo Herlambang, Minggu 24 Juli 2022. Kenaikan signifikan harga RAJA sebenarnya karena sentimen naiknya harga gas. Namun bisa naik dan turun mengikuti sentimen politik yang melingkupi pemilik perusahaan.

Kamis 21 Juli 2022 kemarin, harga saham RAJA tutup di angka Rp 845 per lembar. Dalam beberapa hari terakhir, saham perusahaan minyak dan gas itu memperlihatkan grafik yang kian positif. Dilihat dari 18 Juli 2022, harga sahamnya dibuka di harga Rp 660 per lembar. Artinya mengalami kenaikan sebesar 28,03 persen.

”Terkadang, rumor-rumor seperti ini mampu menggerakkan pasar. Sekarang tinggal posisinya sahamnya itu bagus atau tidak. Kalau tidak, itu berarti masuk kategori saham gorengan. Atau, isunya itu hanya digoreng saja,” ucapnya.

Secara fundamental, RAJA cukup bagus. Namun, menurut Leo, kenaikan drastis itu tidak akan bertahan lama. Karena, hanya sebatas rumor. Ketika rumor itu hilang atau landai, harga sahamnya juga akan mengikuti. Sehingga, investor harus mem-backup dengan pengetahuan fundamental. ”Jadi tidak sekadar ikut membeli,” tegasnya.

Ia juga melirik saham perusahaan semen. Seperti PT Cemindo Gemilang (CMNT). Saat ini, harga saham perusahaan semen tersebut sedang naik daun. Terlihat dari Senin 18 Juli 2022 lalu, harga saham perseroan itu dibuka dengan harga Rp 995 per lembar saham.

Lalu Jumat 22 Juli 2022 sempat menguat di harga Rp 1.055 per lembar. Walau, akhirnya ditutup dengan harga Rp 1.040 per lembar. Pada April 2022, harga saham CMNT sempat klimaks di angka 1.185 per lembar. Walau setelah itu, harga saham perusahaan itu terus turun.

”Akhir 30 Mei kemarin, di Surabaya perusahaan itu sempat me-launching produk semen mereka. Yang mereka klaim sebagai semen antiair. Harga sahamnya langsung naik. Dari Rp 890 per lembar menjadi Rp 900 keesokan harinya. Angka itu bertahan sampai 2 Juni,” bebernya.

Namun, menurutnya, saham perusahaan semen ini tidak cocok untuk jangka pendek. Sebab, beberapa waktu ke depan, akan ada mega proyek di Indonesia. Tentu, ini akan berdampak pada harga saham perusahaan semen.

Sampai hari ini, Leo masih belum melirik saham perusahaan properti. Walau, saat ini pembangunan properti sedang marak-maraknya. ”Kalau saat ini, saya belum memberikan rekomendasi terhadap saham perusahaan properti,” terangnya. (*)

 

Kategori :