JAKARTA, HARIAN DISWAY - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menggarap Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights atau Hak Penerbit.
Rancangan tersebut ditargetkan rampung di bulan Maret 2023. Sebagaimana arahan Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan saat Hari Pers Nasional 2023 yang digelar di Medan, Kamis 9 Februari 2023. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Usman Kansong, membahas kembali progres terbarunya melalui konferensi pers terkait media sustainability dan publisher rights di kantor Kemkominfo, Jakarta, Rabu, 15 Februari. “Rancangannya sudah ada. Kita tinggal membahasnya, mematangkannya, menyempurnakannya. Saya kira dalam waktu, mudah-mudahan kalau kita terus bekerja secara maraton, ini mungkin sebelum satu bulan Rancangan Perpres yang lebih sempurna bisa selesai,” ungkapnya. Publisher Rights merupakan aturan yang berfokus pada penuntutan tanggung jawab platform digital global terhadap nilai ekonomi atas konten yang diproduksi. Baik media lokal maupun nasional. Tentunya, regulasi ini sangatlah esensial untuk mendukung kualitas jurnalisme dan industri media massa dalam negeri terlindungi. "Isi rancangan Perpres secara garis besar, substansinya adalah kewajiban kerjasama platform digital dengan perusahaan pers di Indonesia, untuk mendukung kewajiban berkualitas, serta pelaksanaanya," ujar pria kelahiran Jakarta tersebut. Kerjasama yang dimaksud bisa berupa dalam bentuk material seperti bagi hasil iklan dan kompensasi. Bisa juga berupa bentuk non material seperti pelatihan. Usman menambahkan, nantinya akan dibentuk lembaga atau badan yang mengatur regulasi tersebut. Namun, belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai bentuk lembaga yang menaungi Perpres Hak Penerbit. Yang jelas, bentuk lembaga tersebut berlandaskan prinsip dasar kemerdekaan pers. "Jangan sampai ada kesan pemerintah ikut campur dalam pers. Kita ikuti kemerdekaan pers sesuai UU Pers," jelas mantan wartawan tersebut. (Angga Ardiyansyah)Rancangan Perpres Hak Penerbit: Payung Hukum Jurnalisme dan Industri Media Massa
Rabu 15-02-2023,18:53 WIB
Reporter : Angga Ardiyansyah
Editor : Salman Muhiddin
Tags : #usman kansong
#platform digital
#pers
#perpres
#media massa
#kominfo
#kebijakan
#jurnalisme
#hukum
#digital
Kategori :
Terkait
Senin 13-07-2026,14:12 WIB
Mahfud MD Nilai Pengalihan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejaksaan Tidak Sesuai dengan KUHAP
Rabu 08-07-2026,14:45 WIB
Bahasa Indonesia di Hukum: Mata Kuliah Pelengkap atau Fondasi Penalaran Hukum?
Senin 06-07-2026,08:33 WIB
Melacak Batas Kebijakan dan Korupsi, Kasus Nadiem Makarim
Senin 06-07-2026,07:00 WIB
MBKM Harian Disway, Laboratorium Nyata bagi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya
Selasa 23-06-2026,23:36 WIB
Saat Debat Menjadi Panggung Arogansi: Krisis Etika Komunikasi dan Tantangan Mendewasakan Demokrasi
Terpopuler
Senin 13-07-2026,05:54 WIB
Tarik Muharemovic Diburu Empat Klub Premier League, Juventus Masih Menunggu
Senin 13-07-2026,11:32 WIB
Klasemen MotoGP 2026 Setelah Marc Marquez Juara di Jerman, Favorit Juara Lagi!
Senin 13-07-2026,08:30 WIB
Norwegia Tersingkir, Sorloth Akui Menyesal Tak Memberi Umpan ke Haaland
Senin 13-07-2026,09:26 WIB
Jelang Argentina vs Inggris, Messi Kenang Kegilaan 1986 Lewat Video
Senin 13-07-2026,13:00 WIB
Evil Dead Burn Tayang Tanpa Sensor di Indonesia, Siap Teror Bioskop Mulai 17 Juli 2026
Terkini
Selasa 14-07-2026,00:05 WIB
Mengenang Sam Neill, Ini Deretan 10 Film Terbaiknya Sepanjang Karier
Senin 13-07-2026,23:11 WIB
Deni Wicaksono: APBD Berkualitas Jika Mampu Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Senin 13-07-2026,22:46 WIB
Liverpool Belum Selesai Belanja, Iraola Dorong Manajemen Beli Pemain Lagi
Senin 13-07-2026,22:15 WIB
Dindik Jatim Pecahkan Rekor MURI lewat Penyuluhan Antikorupsi bagi 300 Ribu Murid
Senin 13-07-2026,21:13 WIB