Dongzhi atau Festival Musim Dingin, dirayakan pada titik balik matahari di bulan Desember. Dalam tradisi itu, masyarakat menikmati tangyuan, bola ketan yang disajikan dalam sup manis sebagai simbol kebersamaan.
Dongzhi menandai perubahan musim sekaligus kesempatan untuk merenungkan tahun yang telah berlalu. Dengan berkumpul bersama keluarga, masyarakat Tionghoa berharap keberuntungan dan kebahagiaan di tahun mendatang.
BACA JUGA:Tradisi dan Makna Tahun Baru Imlek: Lebih dari Sekadar Perayaan
BACA JUGA:6 Takhayul yang Menyertai Aneka Tahun Baru di Berbagai Negara selain Imlek
7. Festival Qi Xi: Hari Valentine Tionghoa
Hari Valentine ala Tiongkok yaitu festival Qi Xi. --hindustantimes
Festival Qi Xi dirayakan pada bulan ketujuh kalender Lunar, terinspirasi oleh legenda cinta klasik antara Niulang dan Zhinu. Pada malam itu, pasangan kekasih saling bertukar hadiah. Sementara keluarga menikmati malam penuh romantisme di bawah bintang.
Selain kisah cinta, festival itu juga menjadi momen untuk merenungkan hubungan dan memperkuat ikatan. Dalam modernitas, Qi Xi tetap dirayakan dengan penuh cinta. Sekaligus melestarikan cerita rakyat yang menjadi asal usulnya.
Tradisi itu bukan hanya cerita masa lalu. Tetapi hidup dalam keseharian masyarakat Tionghoa, menjadi pengingat akan pentingnya keseimbangan. Antara warisan leluhur dan kebahagiaan masa kini. (*)