10 Lagu Opera Terkenal Sepanjang Masa, Spesial Hari Opera Sedunia!

Jumat 24-10-2025,23:49 WIB
Reporter : Maria Jeanice Clarista Padjo*
Editor : Indria Pramuhapsari

Kisahnya menyampaikan bagaimana karakter utama bisa menjadi pusat solusi dan hiburan sekaligus dalam cerita. Penonton diajak ikut tertawa dan kagum dengan kepintaran Figaro.

3. Una furtiva lagrima - L’elisir d’amore (Gaetano Donizetti, 1832)


KISAH cinta diam-diam Nemorino dan Adina yang tulus dan menyentuh hati.--Youtube Royal Ballet and Opera

Aria ini menampilkan cinta diam-diam Nemorino pada Adina. Nada lembut dan ekspresi penuh perasaan membuatnya menyentuh hati.

Keindahan lagu terletak pada kesederhanaannya yang sarat emosi. Lagu ini sering menjadi pengenalan bagi pendengar baru dunia opera.

BACA JUGA:Mewek! Konser Musik Klasik Perayaan Suara Rasa, Gitaris El Vatikan Suguhkan Alunan Nada tentang Ibu

BACA JUGA:Musisi India AR Rahman Luncurkan Bharat Maestro Awards untuk Rayakan Musik Klasik India

4. La donna è mobile - Rigoletto (Giuseppe Verdi, 1851)


ARIA ini mengisahkan sifat mudah berubah dan tipu daya Duke of Mantua.--Youtube angelrv98

Aria ini menampilkan sifat mudah berubah dan tipu daya Duke of Mantua. Melodi yang ringan tapi jenaka membuatnya mudah diingat dan selalu dinanti penonton.

Selain populer di konser opera, lagu ini sering muncul di film dan media populer. Aria ini menyoroti ironi hati manusia dengan cara yang ringan namun memikat.

5. Habanera - Carmen (Georges Bizet, 1875)


CARMEN adalah perempuan yang jadi perhatian karena mengekspresikan karisma dan pemberontakan.--Youtube Metropolitan Opera

Aria pembuka ini memperkenalkan karakter Carmen yang bebas dan memikat. Ritme tango yang sensual memberikan nuansa berani dan memikat.

Habanera menjadi simbol pemberontakan dan kebebasan perempuan dalam opera. Lagu ini menekankan karisma Carmen yang tak tertandingi di panggung.

BACA JUGA:Jazz Prancis X Musik Klasik Akan Hadir di Evening Jazz Party Surabaya

BACA JUGA:Rekomendasi Lagu Pengantar Tidur untuk Kurangi Insomnia

6. Quando m’en vo - La Bohème (Giacomo Puccini, 1896)


ARIA ini mengisahkan Musetta yang memikat Marcello dengan pesona, riang, dan sedikit licik.--Youtube Aida Garifullina

Aria ini mengisahkan Musetta yang dengan percaya diri memamerkan pesona dan daya tariknya untuk menarik perhatian pria yang disukainya, Marcello.

Kategori :