HARIAN DISWAY - Banyak orang masih menganggap introvert adalah pribadi yang pemalu atau sulit bergaul.
Dalam psikologi modern, introversi merupakan cara seseorang memproses energi sosial. Dan mencari ketenangan dalam dirinya sendiri.
Tokoh psikologi analitik Carl Jung pertama kali memperkenalkan konsep introvert dan ekstrovert pada awal abad ke-20.
Menurutnya, orang dengan kepribadian introvert cenderung berfokus pada dunia batin. Seperti pikiran, perasaan, dan refleksi pribadi dibandingkan dunia luar.
BACA JUGA:Cara Memaksimalkan Potensi untuk Orang Introvert
BACA JUGA:Kamu Introvert? Bukan Berarti Antisosial Kok!
Saat ini, penelitian modern menunjukkan bahwa introvert bisa dikelompokkan lebih jauh menjadi beberapa tipe. Masing-masing memiliki ciri khas berbeda.
1. Introvert Sosial
Introvert sosial cenderung lebih menyukai interaksi dalam kelompok kecil daripada terlibat dalam interaksi sosial yang besar--freepik.com
Introvert sosial ditujukan pada individu yang lebih suka berinteraksi dalam lingkup kecil. Hanya bersama teman dekat. Mereka tidak selalu antisosial. Melainkan lebih nyaman dalam suasana yang intim dan akrab.
Menurut psikolog sekaligus penulis The Secret Lives of Introverts Jenn Granneman, introvert sosial cenderung memilih “quality over quantity” dalam hubungan sosial.
Mereka juga lebih menikmati waktu sendiri tanpa merasa kesepian. Jika menghadiri acara besar dan bertemu banyak orang, mereka akan membutuhkan waktu untuk menyendiri setelahnya. Agar kembali berenergi.
BACA JUGA:5 Cara Bersosialisasi untuk Si Introvert saat Lebaran
BACA JUGA: Tip Ampuh bagi Introvert agar Nyaman Bertemu Kerabat saat Lebaran
Ciri-ciri introvert sosial antara lain:
1. Lebih suka berbicara empat mata daripada dalam kelompok besar