Surabaya Luncurkan Agen Perisai di Tiap RW, Cegah Kemiskinan Lewat Jaminan Sosial

Sabtu 08-11-2025,20:36 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Noor Arief Prasetyo

HARIAN DISWAY - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki misi baru untuk mencegah kemiskinan akibat risiko pekerjaan. Caranya, dengan menggunakan jaminan sosial massal.

Pemkot Surabaya, melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), meluncurkan program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia), Jumat, 7 November 2025 di Balai Pemuda.

Program itu digarap bersama Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, dengan target jelas. Yakni proteksi pekerja formal dan informal dari jurang kemiskinan.

"Kami tidak ingin ada kemiskinan baru karena pekerja mengalami kecelakaan atau meninggal dunia tanpa perlindungan," kata Agus Hebi Djuniantoro, Kepala Disperinaker Surabaya.

BACA JUGA:Perketat Belanja Operasional, APBD 2026 Surabaya Fokus Perluas Jaminan Sosial

BACA JUGA:BGN dan BPJS Kerjasama Berikan Jaminan Sosial untuk Pekerja Dapur MBG

Fakta pahitnya, masih banyak pekerja di Surabaya yang bekerja keras, tapi rentan. Tukang becak, penjual bakso, petugas sampah, ibu rumah tangga, nelayan, pedagang pasar. Mereka tidak punya jaminan jika terjadi musibah.

Jika seorang tukang ojek terlibat kecelakaan dan lumpuh, siapa yang menanggung biaya pengobatan? Siapa yang mencari nafkah untuk keluarga?

Tanpa BPJS Ketenagakerjaan, jawabannya keluarga akan jatuh miskin. "Karena itu, kita alihkan mereka ke BPJS Ketenagakerjaan," tegas Hebi.

Solusi utamanya adalah pendataan dan edukasi masif. Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan membentuk agen Perisai di setiap RW. Mereka akan menjadi ujung tombak sosialisasi jaminan sosial bagi pekerja bukan penerima upah.

"Pekerja informal seperti satpam, petani, nelayan, pedagang pasar, bahkan ibu rumah tangga, semua wajib ikut BPJS Ketenagakerjaan," ujar Hebi.

BACA JUGA:Program Pemutihan BPJS Kesehatan Siap Dimulai, Tapi Peserta Wajib Registrasi Ulang

BACA JUGA:Iuran BPJS Kesehatan November 2025 Tetap, Pemerintah Tahan Kenaikan

Menariknya, peserta bisa mendaftar secara mandiri. Iuran bulanan cukup terjangkau. Mulai dari Rp32.800 untuk manfaat jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Manfaat yang didapat pun besar. Jika terjadi kecelakaan kerja, perawatan gratis di rumah sakit kelas satu dan penggantian pendapatan selama tidak bisa bekerja. Jika meninggal, anak-anak dibiayai sampai kuliah

Kategori :