Prabowo Beri Peringatan Keras Aparat Nakal yang Suka Mark-Up Anggaran Proyek Pendidikan

Sabtu 29-11-2025,10:51 WIB
Reporter : Mohamad Nur Khotib
Editor : Mohamad Nur Khotib

HARIAN DISWAY - Presiden Prabowo Subianto berdiri di panggung Indonesia Arena dengan suara yang berat sekaligus panas saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Jumat, 28 November 2025.

Prabowo sempat memberi peringatan keras untuk para pejabat yang seharusnya menjaga uang pendidikan, tapi malah menggerogotinya.

Bagi Prabowo, pendidikan nasional adalah penentu bangkit tidaknya bangsa ini. Pemerintah sudah menaruh investasi besar-besaran. 

Ya, di tahun pertama kepemimpinannya, Prabowo memang memprioritaskan pendidikan. Itu bisa dilihat dari alokasi anggaran pendidikan dalam APBN. Angkanya mencapai 20 persen atau Rp724,3 triliun, tertinggi dalam sejarah.

BACA JUGA:Prabowo Ngebut Benahi Pendidikan Nasional, Bangun 300 Ribu Jembatan hingga 200 Ribu Layar Interaktif

BACA JUGA:Mendikdasmen Pastikan 162.500 Guru Naik Kelas Jadi Sarjana

Namun, ia melihat bahaya yang juga besar: permainan anggaran. Karena itu, Prabowo meminta seluruh jajaran, dari pusat sampai kabupaten, agar berhenti menjadikan proyek pendidikan sebagai arena mark up maupun penyimpangan. 

Anggaran yang demikian besar harus dipastikan benar-benar sampai ke ujung sasaran yaitu para guru, siswa, dan sekolah-sekolah, sarana gedung-gedung, buku-buku, dan semua yang dibutuhkan untuk kualitas pendidikan yang terbaik.

“Jangan sampai anggaran pendidikan yang begitu penting bagi kebangkitan bangsa kita diselewengkan, jangan sampai anggaran pendidikan dikorupsi. Maaf, ini harus saya sampaikan,” katanya lantas disambut tepuk tangan para guru yang hadir.

BACA JUGA:Mendikdasmen Naikkan 150 Ribu Kuota Beasiswa Guru dan Tunjungan Honorer di 2026!

BACA JUGA:Indonesia Raih Rekor Harmoni di Era Prabowo, Ini Pemda dan FKUB Terbaik dalam Harmony Award 2025!

Prabowo lantas pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pendidik. “Hanya melalui pendidikan kita bisa benar-benar menjadi negara merdeka. Terima kasih saya kepada semua guru dari semua tingkatan,” jelasnya.

Prabowo juga menyinggung soal pembangunan sekolah. Tahun ini, pemerintah baru menyelesaikan 16 ribu unit. 

Ia mengaku belum puas dan menargetkan percepatan drastis untuk tahun depan. “Minimal 60 ribu. Saya tidak puas... Menkeu, bisa kita tambah? Kalau kau bisa tambah, kau tambah!” katanya kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang juga hadir sontak ribuan guru bersorak. (*)

Kategori :