Kejadian menguntungkan untuk Persebaya terjadi pada menit ke-83, ketika Bhayangkara kebobolan dalam situasi yang tidak mereka harapkan.
Dalam kemelut di depan gawang, sapuan tidak sempurna menghasilkan gol bunuh diri. "Kami berusaha untuk menang, tetapi justru kebobolan akibat kesalahan sendiri," jelas Munster.
Gol bunuh diri itu terjadi saat Putu Gede Juni Antara salah menendang bola, yang pada akhirnya membentur penjaga gawang Aqil Savik dan masuk ke gawang mereka sendiri.
Hal tersebut menjadi pukulan berat, mengingat Bhayangkara sedang dalam kondisi menguasai permainan. Meski tetinggal, Munster tetap memberikan instruksi kepada pemain untuk tidak kehilangan fokus.
The Guardians (sebutan Bhayangkara FC) terus berusaha meningkatkan tekanan pada pertahanan Persebaya. Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Dendy Sulistyawan berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time.
"Kami berusaha terus sampai Dendi mencetak gol penyeimbang," ungkap Munster dengan rasa lega.
BACA JUGA:Persebaya Ditinggal Eduardo Perez, Uston: Enggak Ada Masalah!
BACA JUGA:Andalan Caretaker Persebaya! Uston Nawawi Pimpin Bajol Ijo Lawan Bhayangkara FC
Persebaya dan Bhayangkara FC Berbagi Poin
Aksi Dejan Tumbas (kanan) ketika Persebaya menghadapi Bhayangkara FC, Jumat, 28 November 2025-Media Persebaya-
Walaupun berhasil menyamakan skor, Munster mengingatkan bahwa mereka harus terus berupaya untuk dapat membalikkan keadaan menjadi 2-1. Tapi, usaha tersebut tidak terwujud dan skor bertahan 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan.
Setelah laga berakhir, Munster tidak bisa menyembunyikan rasa kekecewaannya. "Hasil ini tidak mencerminkan usaha yang kami lakukan di lapangan," jelasnya.
Ia menekankan bahwa penyelesaian akhir menjadi aspek yang perlu diperbaiki agar dominasi permainan tidak sia-sia. Meskipun hasil imbang tetap membawa satu poin, Munster menganggap timnya layak mendapatkan lebih.
Di sisi lain, ia juga memberikan kredit besar kepada para pemain yang meski dalam kondisi sulit setelah gol bunuh diri, tetap berjuang untuk menyamakan kedudukan.
Dengan hasil imbang tersebut, Bhayangkara FC kini mengoleksi 19 poin dan menempati peringkat ketujuh di klasemen sementara Super League. Sementara Persebaya berada di posisi kedelapan dengan 17 poin. (*)