Mgr. Didik menegaskan bahwa Yesus hadir dalam keluarga suci. Artinya, menjadikan keluarga sebagai pintu rahmat bagi dunia.
Perayaan Malam Natal di Katedral Surabaya menjadi momentum spiritual dan pernyataan kolektif bahwa keluarga adalah tempat pertama kita tumbuh. Dari sana, ada cinta kasih dan pengertian.
Setelah kita bisa berkembang baik dalam keluarga, barulah kita bisa mengabidikan diri kita di masyarakat.
Di Surabaya, Natal dirayakan dan dihidupi sebagai panggilan untuk membuka pintu kasih dan percaya bahwa keluarga adalah masa depan kita semua. (*)