SIDOARJO, HARIAN DISWAY – Mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong peningkatan signifikan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Juanda. Lonjakan penumpang pun terjadi.
Tim Posko Terpadu Angkutan Nataru mencatat rute yang menjadi domestik penumpang. Saat ini ada tiga, yakni Jakarta (Soekarno-Hatta), Denpasar, dan Makassar.
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhamad Tohir merinci pergerakan penumpang tersebut. Rute Jakarta atau Soekarno-Hatta melayani 128.478 penumpang.
Lalu disusul Denpasar 73.087 penumpang. Kemudian Makassar 53.554 penumpang. “ Ini rute domestik yang menjadi favorit,” kata Tohir.
BACA JUGA:Sepuluh Hari Posko Nataru, Bandara Juanda Layani 430 Ribu Penumpang
Arus balik Natal dan Tahun Baru terjadi pada akhir pekan ini-Dok. Bandara Internasional Juanda-
Pada penerbangan internasional, rute Kuala Lumpur, Malaysia menjadi yang terpadat, yakni 35.168 penumpang. Negara berikutnya Singapura dengan 30.145 penumpang.
Secara kumulatif, sejak 15 hingga 30 Desember 2025, Bandara Internasional Juanda melayani sekitar 671.093 penumpang. Jumlah itu terdiri atas 558.102 penumpang domestik dan 112.991 penumpang internasional.
Pergerakan pesawat, tercatat 4.595 penerbangan. Rinciannya, 3.973 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
Sejumlah maskapai juga menambah penerbangan. Tohir menjelaskan, selama periode tersebut terdapat penambahan 145 extra flight.
BACA JUGA:Bandara Internasional Juanda Hadirkan Taksi Listrik, 50 Unit e-Bluebird Mulai Beroperasi
BACA JUGA: Bandara Juanda Buka Extra Flight, Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru 2025
Rinciannya, Denpasar sebanyak 75 penerbangan, Jakarta melalui Soekarno-Hatta 25 penerbangan. Kemudian, Banjarmasin 14 penerbangan, Pekanbaru 12 penerbangan, dan Palembang 10 penerbangan.
Rute Jakarta Halim Perdana Kusuma menambah 8 penerbangan. Lalu Lombok 4 penerbangan. “Maskapai yang mengajukan tambahan penerbangan antara lain Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia,” ujar Tohir.
Manajemen Bandara Internasional Juanda memprediksi puncak arus balik Natal dan Tahun Baru terjadi pada akhir pekan ini. Prediksi itu seiring masa libur dan kembalinya masyarakat ke kota asal. (*)