HARIAN DISWAY - Memasuki Tahun Baru 2026, banyak pasangan memilih cara yang lebih lembut dan realistis dalam menyusun resolusi hubungan.
Alih-alih mengejar kesempurnaan atau membuat janji besar yang sulit dipenuhi, pasangan kini lebih menekankan kehadiran, kejujuran, serta pertumbuhan bersama sebagai fondasi cinta.
Pergantian tahun menjadi momen refleksi yang lebih tenang. Bukan refleksi penuh sumpah dan target ambisius.
Melainkan lebih pada perenungan jujur. Tentang apa yang ingin dipertahankan dan apa yang sudah saatnya dilepaskan.
BACA JUGA:Mau Menikah? Cek Dulu Kecocokan Weton Kalian dan Pasangan
BACA JUGA:7 Ide Kado Natal untuk Pasangan yang Romantis dan Berkesan
Pertanyaan yang muncul pun sederhana, namun mendalam: apa yang ingin ditumbuhkan dalam hubungan, dan kebiasaan apa yang justru menghambat kedekatan?
Beristirahat sejenak, mengurangi penggunaan gadget saat berdua, dan lain-lain dapat menjadi resolusi untuk pasangan pada 2026.--Gemini AI
Salah satu resolusi paling menonjol adalah memilih kehadiran dibandingkan kesempurnaan. Banyak pasangan mulai melepaskan gagasan tentang hubungan ideal.
Kemudian memilih berfokus pada keterlibatan penuh secara emosional dan mental. Bentuknya kerap sederhana.
Seperti mengurangi penggunaan ponsel saat sedang berdua, mendengarkan tanpa menyela, serta memberi perhatian tanpa distraksi.
BACA JUGA:5 Jenis Love Language, Cara Sederhana Memahami Pasangan
BACA JUGA:5 Jenis Batasan dengan Lawan Jenis untuk Menjaga Hubungan dengan Pasangan
Selain itu, pasangan juga mulai mengubah cara memandang konflik. Alih-alih berusaha menghindari pertengkaran, mereka memilih belajar bertengkar dengan cara yang lebih sehat.
Menunda reaksi emosional, mendengarkan tanpa menyiapkan serangan balik, serta saling memahami satu sama lain. Bahwa Berbeda pendapat tidak selalu menciptakan jarak emosional.