BACA JUGA:Luciano Spalletti Semprot Pemain Juventus di Ruang Ganti Pada Laga Melawan Pisa
Dusan Vlahovic (Fiorentina ke Juventus) - €83,5 juta = Rp1,42 triliun
Dejan Kulusevski (Atalanta ke Juventus) - €39 juta = Rp663 miliar
Lucas Paqueta (Flamengo ke Milan) - €38,4 juta = Rp653 miliar
Krzysztof Piatek (Genoa ke Milan) - €30,2 juta = Rp513 miliar
Santiago Gimenez (Feyenoord ke Milan) - €30 juta = Rp510 miliar
Christian Eriksen (Tottenham ke Inter) - €27 juta = Rp459 miliar
Nicolo Rovella (Genoa ke Juventus) - €26 juta = Rp442 miliar
Clarence Seedorf (Real Madrid ke Milan) - €24 juta = Rp408 miliar
Stanislav Lobotka (Celta Vigo ke Napoli) - €24 juta = Rp408 miliar
Adriano (Parma ke Inter) - €23,4 juta = Rp397,8 miliar
BACA JUGA:Juventus Naikkan Tawaran Kontrak Kenan Yildiz, Lindungi Aset Hingga 2031
BACA JUGA:Spalletti Akui Juventus Masih Jauh dari Sempurna Meski Taklukkan Pisa 2-0
Serie A dan Era Belanja Besar
Daftar itu menegaskan bahwa Serie A sempat, dan masih, menjadi salah satu liga dengan daya beli besar di Eropa.
Meski dalam beberapa tahun terakhir kalah agresif dibanding Premier League, klub-klub Italia tetap mampu melakukan investasi besar untuk pemain kunci.
Menjelang bursa transfer Januari mendatang, publik kini menanti apakah rekor-rekor tersebut akan tetap bertahan, atau justru akan kembali dipecahkan oleh generasi baru bintang Serie A. (*)