Memasuki 2026, Bank Mandiri memprakirakan konsumsi rumah tangga tetap resilien. Dorongan berasal dari berbagai program dan stimulus, serta realisasi belanja pemerintah yang dinilai akan lebih optimal pada tahun kedua pemerintahan.
“Konsumsi masyarakat diperkirakan akan tumbuh tinggi terutama pada 1Q26 sejalan dengan momentum Ramadan–Lebaran,” tulis laporan itu.
Namun demikian, Bank Mandiri mengingatkan bahwa keberlanjutan konsumsi tetap sangat bergantung pada penciptaan lapangan kerja.
“Kuantitas dan kualitas lapangan kerja yang tercipta selama 2026 akan menjadi kunci untuk menopang konsumsi masyarakat yang lebih sehat ke depan,” tutup laporan tersebut.(*)