SURABAYA, HARIAN DISWAY - Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya begitu ramai pada Kamis, 8 Januari 2026. Mereka yang memadati area tersebut adalah para pelajar SD dan SMP.
Selain pelajar, area juga dipenuhi oleh para guru pendamping. Mereka mengantarkan para anak didik ikut Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang (MLBB).
Pada kompetisi hari pertama, guru-guru pendamping sibuk memotivasi para peserta turnamen, khususnya tim yang mewakili sekolah masing-masing. Satu tim terdiri dari lima orang.
Masing-masing tim difasilitasi headset, stopkontak, dan charger. Perjuangan para peserta turnamen itu bisa disaksikan langsung lewat layar besar di dalam ruangan.
BACA JUGA:Mid‑Season Cup 2025: Arena Baru Para Raksasa Mobile Legends Bang Bang (MLBB)
BACA JUGA:Mengungkap Kekuatan Zetian, Mage Baru Mobile Legends yang Mengubah Meta
SUASANA turnamen Mobile Legends yang berlangsung pada 8 Januari 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway
Kamis itu, tim dari SDN Gading IV dan SD Islamic Global School Malang berhadapan. Mereka saling menunjukkan kemampuan yang terbaik untuk memenangkan turnamen Mobile Lagends.
Anggota tim saling menyusun strategi untuk mengalahkan tim lawan. “Ini adalah bukti nyata hubungan baik antara dunia pendidikan dan game. Melalui e-sports, anak-anak belajar tentang kerjasama tim, kalkulasi cepat, dan sportivitas,” kata Wawa, caster pertandingan.
Setiap karakter tokoh Mobile Legends dalam tim mempunyai kekuatan dan senjata tersendiri. Itulah yang membuat permainan semakin seru karena pemainnya diajak untuk mencatat sendiri hal-hal penting.
BACA JUGA:Mobile Legends: Bang-bang Teacher Ambassador Ajak Guru se-Surabaya Memahami Dunia Gaming Esports
BACA JUGA:Build Terbaik Cici Mobile Legends: Kombinasi Item dan Emblem untuk Maksimalkan Damage
Berdasarkan papan keterangan yang ada di sekitar arena turnamen, program Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang berkolaborasi dengan MLBB Teacher Ambassador.
MLBB Teacher Ambassador merupakan program pemberdayaan guru untuk menciptakan ruang digital yang positif, aman, dan terawasi untuk peserta didik.
Turnamen semacam itu bisa dijadikan pelopor literasi digital. Turnamen berlangsung pada 8-11 Januari 2026. Selain kompetisi Mobile Legends, para peserta juga diajak bermain game interaktif.