BACA JUGA:Paten! Teknologi Sony AI Ghost Player yang Bisa Lanjutkan dan Tuntaskan Game
BACA JUGA:Microsoft Umumkan Deretan Game Xbox Game Pass Januari 2026
Selain itu, teknologi Necron mampu memanipulasi waktu dan realitas. Beberapa artefak mereka bahkan bisa memadamkan Warp. Sesuatu yang mustahil bagi ras lain. Jika Necrons benar-benar bersatu, mereka berpotensi mengakhiri perang Chaos dan kehidupan organik sekaligus. Dengan harga kehancuran total bagi galaksi.
Orks
Bangsa Orks adalah bangsa yang haus akan pertempuran dan tak takut mati di Warhammer 40K. --pinterest
Di balik tampilan brutal dan terkesan bodoh, Orks adalah salah satu ancaman paling konsisten di Warhammer 40.000. Mereka hidup untuk perang. Semakin sering bertempur, semakin besar, kuat, dan cerdas mereka menjadi. Populasi Orks berkembang melalui spora, membuat mereka hampir mustahil dimusnahkan sepenuhnya.
Yang membuat Orks berbahaya adalah sifat eksponensial mereka. Konflik kecil bisa berkembang menjadi gelombang Orks. Bahkan gelombang itu melibatkan jutaan Orks. Mereka bisa menghancurkan sektor demi sektor. Bahkan kekalahan Orks sering kali hanya menjadi jeda sebelum mereka kembali dengan jumlah lebih besar.
Uniknya, realitas itu sendiri seakan menuruti keyakinan Orks. Jika cukup banyak Orks percaya sesuatu akan berhasil, sering kali hal itu benar-benar terjadi. Kombinasi keyakinan kolektif dan kekerasan tanpa henti menjadikan Orks ancaman yang liar, tak terprediksi, dan abadi.
BACA JUGA:Sony Umumkan Game Gratis PlayStation Plus Januari 2026
Imperium of Man
Imperium of Man atau kerajaan manusia adalah salah satu yang berperan penting dan bahkan sering menjadi yang paling beringas di semesta Warhammer 40K. --wargamer
Ironisnya, salah satu bangsa paling berbahaya di galaksi adalah manusia sendiri. Imperium of Man menguasai jutaan planet dan memiliki kekuatan militer terbesar di Warhammer 40.000. Namun, bahaya Imperium bukan hanya bagi musuhnya, tetapi juga bagi warganya sendiri.
Dengan ideologi fanatik, Imperium rela memusnahkan seluruh planet melalui Exterminatus demi mencegah ancaman yang dianggap berbahaya. Nyawa manusia tidak memiliki nilai individual. Yang penting adalah kelangsungan Kekaisaran. Birokrasi yang korup dan dogma yang membeku sering kali memperparah kehancuran.
Imperium bertahan bukan karena efisiensi. Melainkan karena jumlah. Dalam skala galaksi, pendekatan brutal ini menjadikan manusia sebagai kekuatan destruktif yang tak kalah mengerikan dibanding ras alien atau entitas Chaos.
Di semesta Warhammer 40.000, konsep “paling berbahaya” tidak pernah hitam-putih. Setiap bangsa membawa bentuk kehancuran yang berbeda. Ada yang menghapus kehidupan, ada yang merusak jiwa, ada pula yang menghancurkan masa depan secara perlahan.
BACA JUGA:Rewind Dunia Game Sepanjang 2025: Polemik AI Sampai Kebangkitan Game Indie
BACA JUGA:Nominasi Game of The Year Disikat Game-Game Indie, Kemana Studio-Studio Besar?