Sistem itu mengingatkan pada set stik golf modern. Yang dirancang untuk jarak dan situasi berbeda. Terdapat pula tongkat khusus untuk pukulan jarak jauh. Itu dianggap sebagai cikal bakal driver masa kini.
Sementara itu, tempat meletakkan bola sebelum dipukul disebut ji, yang berarti “alas” atau “dasar”, konsep yang sangat mirip dengan tee dalam golf modern.
BACA JUGA:Disway Golf National Open Tournament Menkomdigi Cup 2025 Dimulai, Dahlan Iskan Lepas Tee-Off di Ciputra!
Tak hanya itu, Tiongkok juga memiliki semacam kitab aturan golf kuno. Naskah berjudul Wan Jing atau Classic of the Ball, yang diterbitkan pada masa Dinasti Yuan (1271-1368), memuat peraturan permainan chuiwan.
Menariknya, kitab itu tidak hanya mengatur teknis permainan. Tetapi juga menekankan sportivitas dan perilaku yang benar. Nilai yang hingga kini menjadi bagian penting dari etika bermain golf.
Referensi sejarah lainnya menyebut kisah seorang pejabat Dinasti Tang Selatan (937-976). Ia meminta putrinya menggali lubang di tanah.
Itu dilakukan agar ia bisa memukul bola ke dalamnya menggunakan tongkat khusus. Deskripsi itu semakin menguatkan kemiripan chuiwan dengan golf modern.
BACA JUGA:Festival Hanyi di Tiongkok, Tradisi Hangat untuk Mengenang Leluhur
Bukti visual juga memperkuat klaim tersebut. Lukisan-lukisan istana memperlihatkan tongkat permainan. Dengan bentuk yang sangat mirip dengan stik golf masa kini: batang panjang dan ramping dengan kepala pemukul yang jelas.
Salah satu lukisan terkenal bahkan menggambarkan Kaisar Xuanzong dari Dinasti Ming. Ia digambarkan sedang bermain chuiwan di lapangan dengan bendera penanda. Menyerupai putting green modern.
Kaisar Xuanzong dari Dinasti Ming saat bersantai menggambarkan kaisar sedang bermain chuiwan.-The Palace Museum-China Daily
Meski demikian, permainan chuiwan perlahan menghilang dari Tiongkok pada masa Dinasti Qing (1644-1912).
Sementara itu, di Eropa, golf mulai berkembang pesat. Catatan sejarah menyebut golf telah dimainkan di Skotlandia sejak abad ke-15.
BACA JUGA:Fotografer Abadikan Ketangguhan dan Kisah Tersembunyi di Balik Tembok Besar Tiongkok