Mesin pengering sepatu itu dapat menampung dua pasang sepatu ukuran dewasa atau tiga pasang sepatu ukuran anak-anak.
Durasi pengeringan pun tergolong singkat. Yakni antara 30 sampai 60 menit tergantung pada tingkat kebasahan sepatu.
Saat ini, mesin itu masih dalam tahap prototipe dan dioperasikan secara manual. Mereka menyampaikan bahwa ke depan, proses pengeringan sepatu akan dikembangkan.
BACA JUGA:Hujan Deras, Pasar Murah di Sawotratap Tetap Diserbu Warga
BACA JUGA:Musim Hujan Datang, 6 Kebiasaan Kecil yang Bisa Menjaga Imun tetap Stabil
Sehingga pentguna dapat mengontrol inovasi itu menggunakan teknologi berbasis IoT. Yakni dengan aplikasi Blynk. "Melalui komponen yang lebih lanjut, monitoring melalui aplikasi dapat dilakukan melalui Blynk," jelas Agung. (*)
*) Peserta magang dari Kemrnaker RI.