“Dampaknya langsung terasa pada keandalan operasional dan peningkatan kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujar Syukur.
Ia mengakui pelaksanaan audit empat sistem manajemen secara terintegrasi memiliki tantangan tersendiri. Utamanya dalam hal kesiapan dokumentasi dan implementasi di lapangan.
Meski begitu, metode ini dinilai lebih efektif dan efisien. Sebab, waktu audit menjadi lebih singkat dan hasil evaluasi yang diperoleh jauh lebih komprehensif.
“Setiap sistem manajemen tidak berdiri sendiri, tetapi saling terhubung dan memperkuat,” imbuhnya.
BACA JUGA:Terminal Teluk Lamong Luncurkan TBS: Langkah Cerdas Pengelolaan Arus Truk!
Audit ISO terintegrasi ini menegaskan komitmen PT Terminal Teluk Lamong untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menumbuhkan budaya perbaikan berkelanjutan.
Langkah strategis ini juga mempertegas posisi Terminal Teluk Lamong sebagai pelabuhan modern yang mengedepankan efisiensi, keselamatan, dan transparansi dalam setiap lini operasional.
Penerapan standar internasional secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelabuhan serta memberikan layanan prima yang berkelanjutan bagi pengguna jasa.(*)