BACA JUGA:Digital Detox saat Ramadan: Kurangi Scroll, Tambah Pahala!
BACA JUGA:Detox Digital: Kembalikan Fokus, Keseimbangan Hidup dan Tingkatkan Kesehatan
Tren itu menunjukkan bahwa pengalaman nyata kini kembali menjadi prioritas dibanding sekadar eksistensi di media sosial.
Bagi generasi muda, digital detox menjadi simbol gaya hidup baru. Menekankan kualitas pengalaman dibanding kuantitas interaksi digital.
Interaksi tatap muka kini kembali dianggap bernilai dan bermakna. Sementara penggunaan gadget dapat lebih terkontrol dan terencana.
Hidup sehat di era digital bukan soal menjauh dari teknologi. Tetapi menggunakan teknologi secara bijak. Sehingga keseimbangan antara dunia online dan offline dapat tercapai. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, UINSA.