HARIAN DISWAY - Baru dua pekan Alvaro Arbeloa menjalani peran sebagai pelatih Real Madrid, namun keraguan terhadap kelangsungan jabatannya sudah mulai muncul.
Serangkaian hasil buruk di awal masa tugasnya membuat masa depan mantan pemain bertahan tersebut langsung berada di bawah sorotan.
Debut Arbeloa bersama Real Madrid berakhir dengan hasil mengecewakan setelah timnya tersingkir dari Copa del Rey, kalah dari klub yang berada di level lebih rendah, Albacete.
Kekalahan itu langsung memicu kritik, mengingat ekspektasi tinggi yang selalu melekat pada klub sekelas Real Madrid.
Sempat ada tanda-tanda perbaikan dalam beberapa laga berikutnya, tetapi momentum tersebut tidak bertahan lama.
BACA JUGA:Real Madrid Dibabat Benfica, Kylian Mbappe: Ini Bukan Tim Juara!
BACA JUGA:Liga Champions UEFA: Benfica vs Real Madrid 4-2, Los Blancos Tersingkir dari 8 Besar!
Alvaro Arbeloa dalam laga debutnya sebagai pelatih Real Madrid lawan Alabcete di babak 16 besar Copa Del Rey, Kamis 15 Januari 2026--@MadridUniversal-X
Real Madrid kemudian kembali menerima pukulan telak setelah kalah 2-4 dari Benfica di ajang Liga Champions. Selain memalukan dari sisi hasil, kekalahan ini juga berdampak besar terhadap posisi klub di klasemen.
Akibat hasil tersebut, Real Madrid turun dari peringkat ketiga ke posisi kesembilan, sehingga gagal mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions.
Kondisi itu membuat tekanan terhadap Arbeloa semakin besar, terutama karena performa tim dinilai belum menunjukkan perkembangan yang meyakinkan.
Hingga saat ini, manajemen Real Madrid belum mengumumkan secara terbuka durasi kontrak Arbeloa.
Namun, berbagai laporan menyebutkan bahwa pihak klub mulai mempertimbangkan opsi perubahan di kursi pelatih pada akhir musim, apabila situasi tidak segera membaik.
BACA JUGA:Vinicius Jr Desak Kepastian Kontrak, Real Madrid Berpacu dengan Waktu
BACA JUGA:Real Madrid Siap Aktifkan Klausul Buy-Back Victor Munoz Usai On Fire di Osasuna