HARIAN DISWAY - Tak perlu ke salon untuk mewarnai rambut. Canggihnya teknologi dan derasnya informasi memungkinkan aktivitas itu dilakukan mandiri di rumah. Lebih praktis, dan hemat biaya.
Namun, proses yang tidak tepat berisiko merusak bond structure rambut. Bond structure rambut ialah ikatan alami yang menjaga kekuatan dan elastisitas helai rambut.
Kerusakan bond biasanya terjadi akibat penggunaan bahan kimia keras tanpa perlindungan yang memadai. Akibatnya, rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah patah meski pewarnaan berhasil.
Karena itu, ketahui hal-hal penting sebelum mewarnai rambut. Pastikan semua prosesnya benar agar tidak merugikan diri sendiri di waktu mendatang.
BACA JUGA:Awas Rusak! Ini 5 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan saat Mewarnai Rambut Sendiri
BACA JUGA:6 Hal sebelum Ibu Hamil Ingin Mewarnai Rambut beserta 3 Bahayanya
1. Pilih Pewarna Rambut yang Ramah Bond
PEWARNA KIMIA yang dilengkapi perlindungan bond membantu menjaga kekuatan rambut selama proses pewarnaan.-Sheerluxe-Pinterest
Gunakan produk pewarna yang mencantumkan bond protection atau bebas amonia. Formula tersebut membantu meminimalkan kerusakan ikatan rambut selama proses pewarnaan.
2. Lakukan Uji Helai dan Uji Kulit
CEGAH IRITASI dan kerusakan rambut dengan uji helai dan uji kulit sebelum pengaplikasian pewarna menyeluruh.-Shefind-Pinterest
Sebelum mengaplikasikan pewarna ke seluruh bagian rambut, lakukan uji helai untuk melihat reaksi rambut. Selanjutnya, lakukan juga uji kulit untuk mencegah iritasi akibat bahan kimia.
3. Jangan Mewarnai Rambut dalam Kondisi Rusak
RAMBUT YANG RAPUH perlu dipulihkan terlebih dulu agar tidak semakin rusak saat diwarnai.-GK hair -Pinterest
Rambut yang sudah kering, bercabang, atau sering terkena panas lebih rentan kehilangan bond. Lakukan perawatan dasar terlebih dahulu agar struktur rambut menjadi lebih siap diwarnai.