Tak Perlu Khawatir Basi, Ini Ide Menu Kering MBG Ramadan Tahan Lama

Tak Perlu Khawatir Basi, Ini Ide Menu Kering MBG Ramadan Tahan Lama

Menu sederhana namun tahan simpan, solusi agar tak ada makanan terbuang.-JohnnyGreig-freepik.com

HARIAN DISWAY - Selain distribusinya, menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disesuaikan dengan Ramadan. Makanan yang biasanya disajikan sebagai menu siap santap pada jam istirahat, kini berubah menjadi menu kering yang dibungkus rapi untuk dibawa pulang.

Itu karena sebagian besar anak-anak yang menjadi sasaran MBG menjalankan ibadah puasa dan baru bisa menikmati makanan setelah azan magrib berkumandang.

Selain berhitung soal nutrisinya, MBG yang dibagikan saat Ramadan juga harus memperhatikan ketahanan makanannya. Jangan sampai kualitas makanannya menurun, apalagi basi, sebelum tiba waktu berbuka. 

Dalam hal ini, makanan kering lebih banyak disarankan. Selain praktis, makanan dalam kemasan atau makanan kering lebih awet dan minim risiko basi. 

BACA JUGA:MBG Tetap Jalan selama Ramadan 2026 dan Libur Lebaran, Ini Jadwalnya!

BACA JUGA:Prabowo Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Rakyat, Serap Petani hingga Ibu Rumah Tangga


OLAHAN KERING menjadi andalan MBG selama bulan puasa.-Rawpixel-freepik.com

Lantas, jenis sajian apa yang aman untuk mendukung skema MBG selama Ramadan? Berikut beberapa rekomendasinya: 

1. Nasi + Ayam Goreng Kering

Ayam digoreng hingga matang sempurna dengan kadar air minim. Hindari saus atau kuah terpisah. Bisa ditambah sambal sachet agar tidak cepat basi. Menu ini relatif aman bertahan 6–8 jam dalam kemasan tertutup.


SAJIAN TANPA KUAH adalah solusi agar makanan tetap aman hingga waktu berbuka tiba.-azerbajian_stockers-freepik.com

2. Nasi + Telur Dadar Padat/Telur Ceplok Matang

Telur yang dimasak hingga benar-benar matang lebih tahan dibanding telur setengah matang. Tekstur padatnya membuatnya tidak mudah berair selama disimpan.


LAUK KERING lebih tahan lama dan minim risiko basi saat dibawa pulang siswa.-jcomp-freepik.com

3. Perkedel Kentang/Tahu Goreng/Tempe Goreng Kering

Lauk yang digoreng kering cenderung stabil di suhu ruang. Tempe atau tahu bisa digoreng hingga sedikit renyah agar kadar airnya rendah dan tidak cepat asam.


KUALITAS menu MBG menjadi tantangan bagi pengelola untuk tetap menyajikan yang terbaik selama Ramadan. -jcomp-freepik.com

BACA JUGA:MBG saat Ramadan

BACA JUGA:BGN Pastikan Anak Jalanan Berusia Pelajar Tetap Dapat MBG

4. Roti Isi Kering (Cokelat, Keju, Selai)

Sebagai alternatif non-nasi, roti tanpa krim basah lebih aman dibawa pulang. Hindari isian berbahan susu cair berlebih agar tidak cepat rusak.


ROTI tanpa krim basah lebih tahan lama sehingga masih layak santap sampai tiba waktu berbuka. -KamranAydinov-freepik.com

5. Biskuit Fortifikasi + Susu 

Jika ingin opsi yang sangat praktis, kombinasi biskuit bergizi dan susu lebih aman karena sudah melalui proses sterilisasi.


BISKUIT relatif favorit sebagai menu MBG karena awet dan tidak perlu khawatir rasanya berubah. --freepik.com

Ramadan mengajarkan efisiensi sekaligus empati. Maka pengelolaan menu MBG pun tak boleh sekadar rutinitas distribusi.

MBG harus adaptif. Memilih menu kering bukan berarti mengurangi kualitas, justru menjadi strategi agar setiap porsi tetap layak santap hingga azan magrib berkumandang. Tidak basi. Tidak terbuang. Tidak sia-sia.

BACA JUGA:Anti Ngantuk saat Tarawih! Ini Menu Berbuka Rendah Glikemik yang Wajib Dicoba

BACA JUGA:7 Menu Buka Puasa Irit dan Sehat, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga

Di balik satu kotak makanan yang dibawa pulang siswa, ada tanggung jawab besar untuk menjaga gizi, menjaga kebersihan, dan menjaga kepercayaan publik.

Jika perencanaan matang dan menu disesuaikan dengan kondisi Ramadan, program ini bukan hanya berjalan tetapi juga tepat sasaran.

Harapannya sederhana namun penting bagi anak-anak, yakni dapat berbuka dengan aman, kebutuhan nutrisi terpenuhi, dan semangat berbagi tetap terasa utuh sepanjang bulan suci (*)

BACA JUGA:Cara Membuat Kue Sticky Toffee dari Kurma untuk Menu Berbuka Puasa

BACA JUGA:Takjil yang Muncul saat Ramadan, Mengapa Identik Kurma, Kolak, dan Es Buah?

*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: diolah dari berbagai sumber