Perlahan, AC Milan mulai keluar dari tekanan dan mengambil alih kendali permainan. Peluang berbahaya pertama AC Milan hadir lewat umpan silang Zachary Athekame. Namun sundulan Youssouf Fofana masih melenceng tipis dari gawang Bologna.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-20. Ruben Loftus-Cheek sukses membuka keunggulan AC Milan setelah memaksimalkan umpan Adrien Rabiot di dalam kotak penalti. Gol tersebut membuat permainan AC Milan semakin terkontrol.
BACA JUGA:AC Milan vs Lecce 1-0: Niclas Fullkrug Jadi Penentu, Rossoneri Tetap Tempel Inter
BACA JUGA:Fiorentina vs AC Milan 1-1: Rossoneri Imbang Lagi, Allegri Mulai Frustrasi
Aksi gelandang AC Milan, Adrien Rabiot (kiri), ketika berusaha melewati hadangan pemain Bologna, Jens Odgaard dan Remo Freuler. Rabu, 4 Februari 2026.--Instagram @acmilancast
Keunggulan Rossoneri bertambah pada menit ke-39. Christopher Nkunku dijatuhkan Federico Ravaglia di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Nkunku yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, bawa Milan unggul 2-0.
Bologna mencoba merespons sebelum jeda melalui peluang Nadir Zortea dan Jens Odgaard di penghujung babak pertama, tetapi belum mampu menembus pertahanan AC Milan. Skor 0-2 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, AC Milan tetap tampil agresif dan tidak menurunkan intensitas serangan. Baru tiga menit setelah kick-off, Rossoneri menambah keunggulan lewat gol Adrien Rabiot.
Gol itu berawal dari kesalahan fatal lemparan ke dalam Juan Miranda, yang justru mengarah ke Rabiot. Gelandang asal Prancis itu dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan sepakan rendah yang tak mampu dibendung kiper Bologna.
BACA JUGA:Dipinjamkan ke AC Milan, Fullkrug Ungkap Masa Sulit di West Ham
BACA JUGA:Christopher Nkunku Pecah Telur di Serie A, AC Milan Jaga Asa Scudetto
Unggul tiga gol, AC Milan mulai menurunkan tempo permainan dan lebih fokus menjaga keunggulan. Bologna sempat mengancam lewat sundulan Nicolo Casale, namun bola masih melebar.
Memasuki pertengahan babak kedua, kedua tim sama-sama melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyesuaikan taktik dan menjaga kebugaran.
Pada menit ke-80, Niclas Fullkrug yang baru masuk hampir memperbesar keunggulan AC Milan. Namun peluang tersebut berhasil digagalkan Ravaglia. Kiper Bologna itu kembali bekerja keras menepis peluang Youssouf Fofana.
Di masa injury time, Bologna berusaha menekan demi mencetak gol hiburan. Peluang terakhir hadir melalui tembakan jarak jauh Federico Bernardeschi, tetapi bola melenceng. Hingga peluit akhir, skor 3-0 untuk AC Milan tetap bertahan. (*)
BACA JUGA:AC Milan vs Hellas Verona 3-0, Duet Pulisic-Nkunku Antar Rossoneri ke Puncak Klasemen Sementara