Peluang pertama datang saat laga baru berjalan lima menit. Ange-Yoan Bonny melepaskan sontekan dari dalam kotak penalti, namun kiper Torino, Alberto Paleari, tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.
Empat menit berselang, Torino merespons lewat Nikola Vlasic yang menerima umpan Rafa Obrador, meski sepakan sang gelandang masih melebar dari sasaran.
Setelah tempo pertandingan sedikit menurun, Inter bermain lebih sabar dalam membangun serangan demi menghindari kesalahan. Carlos Augusto hampir memecah kebuntuan pada menit ke-20, tetapi tembakan jarak jauhnya membentur mistar.
BACA JUGA:Cremonese vs Inter Milan 0-2: Emil Audero Gagal Bendung Lautaro-Zielinski
BACA JUGA:Dortmund vs Inter Milan 0-2, Nerazzurri Puas dengan Tiket Playoff Liga Champions
Di sisi lain, Torino nyaris unggul lebih dulu melalui sepakan jarak jauh Matteo Prati pada menit ke-31 yang melambung tipis di atas mistar.
Aksi bek sekaligus kapten Inter Milan, Stefan De Vrij (kanan), ketika berduel dengan penyerang Torino, Alieu Njie (kiri). Kamis, 5 Februari 2026.--Instagram @torinofc1906
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35. Issiaka Kamate, yang dimainkan sebagai gelandang sayap, mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan. Bola manis itu disambut sundulan Ange-Yoan Bonny untuk membawa Inter unggul 1-0.
Pada babak kedua, kedua tim tidak banyak mengubah pendekatan permainan. Inter tetap mengandalkan penguasaan bola, sedangkan Torino memilih skema reaktif.
Hasilnya langsung terlihat ketika babak kedua baru berjalan dua menit. Andy Diouf sukses menggandakan keunggulan Inter usai menyambar umpan mendatar Marcus Thuram yang tak mampu diantisipasi Alberto Paleari. Skor berubah menjadi 2-0.
Setelah gol tersebut, Inter memilih menurunkan tempo permainan. Cristian Chivu melakukan beberapa pergantian pemain sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran skuad.
BACA JUGA:Inter Milan Enggan Lepas Luis Henrique ke Bournemouth di Bursa Transfer Januari
BACA JUGA:Inter Milan Buka Peluang Reuni dengan Ivan Perisic Usai League Phase Liga Champions
Torino memperkecil skor pada menit ke-57. Marcus Pedersen menusuk dari sisi kanan dan mengirimkan umpan silang yang sempat mengenai Carlos Augusto, sebelum disundul Sandro Kulenovic dari jarak dekat untuk membuat skor jadi 1-2.
Torino sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-74 lewat Matteo Prati. Namun gol Prati tersebut dianulir wasit karena offside.
Momen pemain muda Inter Milan, Issiaka Kamate, ketika melakoni laga debut menghadapi Torino di ajang Coppa Italia. Kamis, 5 Februari 2026.--Instagram @inter