Meski Jepang mengajukan protes melalui VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran, dan Indonesia pun merayakan keunggulan 1-0.
Setelah tertinggal, Jepang berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, upaya mereka selalu patah di tangan Ahmad Habibie.
Salah satu peluang emas Jepang datang dari Shimizu Kazuya, namun upayanya hanya mengenai mistar gawang. Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia kembali menggencarkan serangan. Peluang emas datang lewat Muhammad Iqbal pasca mendapatkan umpan dari Israr.
Sayangnya, sepakan tersebut bisa diselamatkan oleh Tabuchi. Namun, Indonesia tidak lama kemudian berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-23.
BACA JUGA:Bukan Bonus, Juara Piala AFF Futsal 2024 Dapat Dana Pembinaan Rp 7,85 Miliar dari Kemenpora
BACA JUGA:Timnas Indonesia Juara Piala AFF Futsal 2024, Akhiri 14 Tahun Penantian setelah Kalahkan Vietnam
Ardiansyah Nur melepaskan sepakan keras yang membentur pemain Jepang dan masuk ke gawang, membuat skor berubah menjadi 2-0.
Aksi Brian Ick (kiri) saat Timnas Futsal Indonesia melawan Jepang di semi final Piala Asia, Kamis, 5 Februari 2026.-Instagram @timnasfutsal-
Setelah tertinggal dua gol, Jepang semakin berusaha keras mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan. Momen tegang terjadi saat Jepang berhasil membobol gawang Indonesia di menit ke-31 melalui tembakan keras Takehiro Motoishi. Skor pun menjadi 2-1.
Dalam perjalanan menuju akhir laga, Jepang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat sepakan keras Shimizu.
Timnas Indonesia, yang sedang dalam posisi bahaya, berupaya mengatur kembali permainan, meski hanya sesekali menciptakan peluang.
Tetapi, dengan kejeniusan Firman Adriansyah, Skuad Garuda kembali memimpin 3-2 setelah memanfaatkan posisi lawan yang lengah.
BACA JUGA:AFF Futsal 2024 Indonesia vs Australia 3-1, Garuda Langsung ke Semifinal!
BACA JUGA:Futsal AFF 2024, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 9-0
Di saat-saat genting, Jepang melakukan skema powerplay, yang membuat tekanan mereka semakin meningkat. Itu berbuah manis ketika Shimizu menjadi eksekutor penalti, menyamakan kedudukan menjadi 3-3 usai melanggar Iqbal.