HARIAN DISWAY - Gelaran ultra cycling East Java Journey (EJJ) 2026 untuk kategori 600 Km resmi bergulir, Jumat 6 Februari 2026. Sebanyak 159 cyclist meninggalkan Surabaya Town Square (Sutos) pukul 05.00 WIB. Peloton dilepas langsung oleh CEO SUB Jersey Bagus Ramadhani.
Para peserta akan menempuh jarak total 650 km dengan elevasi mencapai 5.260 meter. Jumlah peserta tahun ini membludak, melebihi ekspektasi panitia hingga pendaftaran ditutup lebih awal.
Banyak di antara mereka adalah pemula yang baru mencoba bersepeda ultra. Founder Mainsepeda Azrul Ananda mengingatkan bagi para "newbie" untuk mengikuti plan pribadi. Juga agar jangan terpancing oleh para ultra cyclist yang lebih mumpuni.
”Buat yang baru ikut, jangan memaksakan diri mengikuti gaya veteran ultra. Jadi, kalau sudah punya rencana, pastikan sudah siap dengan tangan sendiri,” ujarnya.
Rute EJJ 600 km tahun ini menghadirkan tantangan berat. Queen stage-nya akan melintasi jalur JLS Blitar via Tambakrejo, dengan segmen rolling dan tanjakan tajam dari Km 228 hingga 262. Elevation gain bisa mencapai 1.000 meter.
BACA JUGA:Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Kategori Men 40 and Up di EJJ 2026
BACA JUGA:Zidan Attala Raih Three-Peat di EJJ 2026, Sandang Gelar ’Sarjana S3 Ultra’
Meski menantang, jalur ini menawarkan pemandangan laut dan langit biru yang menawan. Selain itu, peserta juga akan melewati ”hidden gem” Teksas Wonocolo di Bojonegoro, kawasan sumur minyak tradisional yang masih dikelola masyarakat setempat.
Beberapa cyclist pemula mengaku gugup menghadapi tantangan ini. ”Lebih ke deg-degan, karena ini pertama kali saya ikut 600 km. Sebelumnya paling jauh hanya 400 km. Jadi ini perdana,” kata Andriyana, cyclist asal Bandung.
Sementara itu, Joni Slamet Wahyudi dari Sumba Barat, NTT, menyebut keikutsertaannya sebagai cara untuk mengkaderisasi dirinya sendiri.
”Karena termotivasi dari Mainsepeda. Saya sering lihat di Instagram, jadi termotivasi. Suatu saat saya ingin ikut, dan ternyata sekarang bisa. Kalau ini sukses—atau tidak sukses sekalipun—tahun depan saya ingin ikut yang 1.500 Km,” ujarnya.
Perjalanan seluruh peserta dapat dipantau melalui Racemap. Fitur itu bisa diakses melalui website Mainsepeda.com. Baik versi desktop maupun mobile.
BACA JUGA:Debutan Singapura Yusran Yahya Bikin Kejutan di EJJ 2026, Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
BACA JUGA:Cerita Joko dan Ardiansyah, Cyclist Kepala Enam yang Berani Gowes 1.500 Km di EJJ 2026
Selain itu, live tracker juga bisa diakses melalui Mainsepeda App. Tinggal masuk ke Mainsepeda App, di halaman utama ada banner live tracker, tinggal klik sudah masuk ke Racemap. (*)