Pelaku tahu korban cenderung tergiur promo makan malam murah. Apalagi dikemas dengan kata-kata manis dan batas waktu klaim.
BACA JUGA:Data Pribadi 17,5 Juta Pengguna Instagram Bocor di Dark Web, Risiko Penipuan Mengintai
BACA JUGA:Penipuan Terorganisir Menggunakan Deepfake AI Meningkatkan Selama Tahun 2025
5. Ciri-ciri Pesan Penipuan
Pesan biasanya menggunakan bahasa mendesak dan meminta segera klik tautan yang dikirimkan. Ada pula peringatan voucher hangus jika tidak segera diklaim.
Nomor pengirim sering kali bukan akun resmi bisnis. Tautannya juga tidak menggunakan domain resmi perusahaan terkait.
6. Cara Menghindari Jadi Korban
Pastikan selalu cek kebenaran promo melalui akun resmi restoren atau hotel. Jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapapun.
Jika menerima pesan mencurigakan, abaikan dan hapus. Laporkan juga nomor tersebut agar tidak memakan korban lain.
BACA JUGA:Waspada GhostPairing, Modus Penipuan WhatsApp Baru yang Diam-Diam Mengambil Alih Akun
Valentine seharusnya menjadi momen berbagi kasih. Bukan berbagi data pribadi pada pelaku kejahatan. Tetap waspada. Pastikan setiap promo yang diterima benar-benar berasal dari sumber resmi. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA.