Tradisi Cisuak Larung Jelang Imlek Digelar di Surabaya, Arus Laut Lebur Energi Negatif

Kamis 12-02-2026,15:02 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

BACA JUGA:Prediksi Shio Macan di Tahun Kuda Api 2026, Hoki Besar tapi Harus Jaga Kesehatan!

BACA JUGA:Fengshui Tahun Kuda Api 2026, Bisnis Berunsur Api, Tanah, dan Kayu Bakal Cuan!

Seperti Ega Carlisa, seorang peserta yang berasal dari Takengon, Aceh. Dia sudah dua kali mengikuti cisuak.

"Saya bershio kuda. Tahun ini, masuk kategori ciong kecil. Saya mengikuti ritus ini sebagai penyemangat. Demi menumbuhkan rasa percaya diri untuk menghadapi 2026," ungkapnya.

Kemudian, terdapat peserta muda. Usianya masih 14 tahun. Namanya Arya Satya Dharma Siddharta. "Shio saya kelinci. Ciong kecil juga, nih," katanya, kemudian tersenyum. Sama seperti Ega, keduanya tergerak untuk ikut cisuak. Sebagai upaya untuk melestarikan tradisi. 


Kertas thi kong kim berbentuk kura-kura dilepas di tengah laut Selat Madura dalam upacara cisuak di Pantai Kenjeran Surabaya, 12 Februari 2026.-Guruh D.N.-HARIAN DISWAY

Setelah usai, perahu kembali ke pantai. Mereka masih menjalani satu tahapan lagi menjelang Imlek. Yakni bersih-bersih kelenteng pada 13 Februari.

BACA JUGA:Prediksi Fengshui 2026, Shio Anjing Bakal Hoki!

BACA JUGA:Jelang Imlek, Pakar Fengshui Liem Tiong Yang Sebut Arah Bintang Bencana Tai Sui Ada di Selatan

Mendekati Imlek, diyakini Para Suci akan naik ke kahyangan. Melaporkan segala kejadian di bumi kepada Thian. 

Maka, waktu tersebut dimanfaatkan untuk kerja bakti. Merapikan segala piranti peribadatan. Termasuk mengganti lampion-lampion lama. Sehingga ketika Para Suci turun kembali ke bumi, segala sesuatunya telah bersih. Telah kembali suci. (*)

Kategori :