Kuota Terisi 60 Persen, Beasiswa 2026 Sidoarjo Langsung Cair

Kamis 12-02-2026,20:11 WIB
Reporter : Eko Setyawan
Editor : Noor Arief Prasetyo

SIDOARJO, HARIAN DISWAY - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk mendukung pendidikan warganya melalui program Beasiswa 2026 belum sepenuhnya menyentuh sasaran. 

Dari total 4.000 kuota tersedia untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi, hingga Kamis, 12 Februari 2026, baru sekitar 60 persen. Artinya, masih terisi lebih dari 2.000 pendaftar yang belum melalui proses verifikasi akhir. Padahal, pendaftaran telah dibuka sejak 1 Februari 2026 lalu, dan akan berakhir 28 Februari 2026, mendatang.

Tapi, skema beasiswa yatim, yang menjadi inovasi anyar dalam program tahun ini justru mencuri perhatian. Dari kuota 2.500 yang disiapkan, sudah mengalir 1.300 lebih pendaftar. Skema itu menjadi magnet di antara beragam jalur beasiswa yang ditawarkan.

BACA JUGA:BNN RI dan Kemendikdasmen Luncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di Unesa

BACA JUGA:Semrawut Data PBI JKN: 54 Juta Warga Miskin Belum Terdaftar, 15 Juta Warga Mampu Terima Bantuan

Untuk pembagian kuota sendiri tersebar di empat instansi teknis. Seperti, Dinas Sosial mengelola 1.000 kuota untuk siswa SMA dan sederajat, negeri maupun swasta; dan mahasiswa, masing-masing 500 calon pemerima.

Lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) menangani 1.500 kuota untuk jenjang SD hingga SMP, negeri maupun swasta. Ada pula, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menyediakan 1.000 kuota melalui jalur prestasi akademik maupun non-akademik.

Terakhir, Bagian Kesra mengelola 500 kuota khusus prestasi keagamaan. Seperti, penghafal Al Qur'an minimal 10 juz, pengajar TPQ, serta anggota aktif rumah ibadah tingkat kecamatan ke atas.

Bagi penerima yang lolos seleksi, bantuan dana pendidikan akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing: Rp1 juta untuk SD-SMP, Rp1,5 juta untuk SMA dan sederajat, dan Rp5 juta bagi mahasiswa. Dana yang bersumber dari APBD itu, diharapkan tak hanya menopang biaya UKT, tetapi juga memenuhi kebutuhan belajar sehari-hari.

BACA JUGA:Dua RSUD Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tegaskan Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata

BACA JUGA:Khofifah Hadiri Sidang Tipikor Terkait Dana Hibah Pokir DPRD Jatim 2019

Bupati Sidoarjo Subandi, menegaskan bahwa program itu adalah jembatan bagi generasi muda untuk mengejar mimpi tanpa terhalang keterbatasan ekonomi.

"Beasiswa ini harus menjadi obor semangat. Dengan SDM yang unggul, Sidoarjo akan melahirkan talenta-talenta tangguh yang kelak berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Bagi warga yang belum mendaftar, kesempatan masih terbuka lebar. Pendaftaran beasiswa yatim dilayani melalui admin sekolah untuk memastikan keakuratan data. Sedangkan jalur lainnya, dapat meng-akses layanan melalui laman resmi beasiswasidoarjokab.go.id.

Pemkab mengimbau masyarakat segera melengkapi berkas sebelum kuota habis. Karena pendidikan, adalah investasi masa depan yang tak ternilai. (*)

Kategori :