Karena itu, intervensi melalui pasar murah dan operasi pasar menjadi instrumen penting. “Kami pastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap stabil,” katanyi.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Percepat Vaksinasi PMK Tahap I di Jawa Timur
Pasar murah juga menjadi sinyal bahwa pemerintah hadir secara aktif dalam menjaga ketahanan pangan. Pemprov Jawa Timur memiliki komitmen untuk menggencarkan kegiatan serupa di berbagai wilayah agar dampaknya dapat dirasakan lebih luas.
Khofifah berharap upaya menjaga stabilitas harga ini dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menyambut Ramadhan. Dengan harga yang terkendali dan pasokan yang cukup, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan sehari-hari.
“Insya Allah stabilitas harga terus kita jaga agar masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dengan tenang dan penuh keberkahan,” pungkasnyi.
Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, akan menjaga stabilitas harga bahan pokok. Harapannya, sinergi tersebut tetap terjaga sehingga momentum Ramadhan dapat dilalui dengan suasana yang kondusif. (*)