Sebelum Tarawih Pertama, Kirim 10 Kalimat Maaf Ini ke Orang Tersayang agar Hati Lapang

Rabu 18-02-2026,14:04 WIB
Reporter : Elizabeth Natasya*
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Kesakralan Ramadan hadir dalam hati yang tenang. Menyingkirkan segala amarah, dengki, dan dendam lewat maaf yang tulus sangat dianjurkan. 

Tak hanya dalam kajian-kajian resmi, imbauan juga diserukan di jagat maya. Sebelum tarawih pertama, linimasa media sosial berubah menjadi lebih lembut. Bukan lagi tentang promo bukber atau diskon hampers, tapi untaian kalimat maaf.

Ada yang menuliskannya panjang, ada pula yang singkat tapi mengena. Menjelang bulan suci, banyak orang merasa perlu menata ulang relasi, selain menata prioritas ibadah. 

Tradisi meminta maaf dan memaafkan adalah “pintu masuk” menuju Ramadan yang khusyuk dan penuh hikmah, hingga tiba saatnya hari kemenangan.

BACA JUGA:Buka Puasa Ramadan 2026 dan Adab yang Sering Terlupakan

BACA JUGA:Ramadan Tiba, Berikut Dampak Positif Puasa yang Perlu Diketahui


SATU PESAN MAAF menjadi pembuka Ramadan yang lebih tenang.-Pranithan Chorruangsak-iStockphoto.com

Lalu, seperti apakah untaian kata maaf yang bisa benar-benar mewakili ketulusan hati? Bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar mengena di hati.

Berikut beberapa contohnya yang bisa Anda bagikan kepada orang-orang tersayang:

1. “Menjelang Ramadan ini, izinkan aku meminta maaf atas kata dan sikap yang mungkin pernah melukai.”

2. “Kalau ada pesan yang tak terbalas, janji yang tertunda, atau sikapku yang kurang berkenan, aku mohon maaf lahir dan batin.”

BACA JUGA:Alasan di Balik Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan

BACA JUGA:Catat! Ini Konsekuensi Telat Bayar Utang Puasa Tahun Kemarin sampai Masuk Bulan Ramadan


MINTA MAAF dan memaafkan adalah ritual yang dianjurkan sebelum memasuki Ramadan. -Oatawa-iStockphoto.com

3. “Sebelum kita menyambut tarawih pertama, aku ingin membersihkan hati lebih dulu. Maafkan segala salahku, mohon maaf lahir dan batin.”

4. “Tak ada manusia yang luput dari khilaf. Jika aku pernah mengecewakanmu, izinkan aku memperbaikinya di Ramadan ini.”

5. “Terima kasih sudah bertahan dalam segala kurangku. Maaf untuk semua hal yang belum sempat aku benahi.”

6. “Semoga Ramadan kali ini membawa kita lebih dekat tanpa ganjalan, tanpa salah paham. Maafkan aku.”

BACA JUGA:Menag: Jadikan Ramadan 2026 Momentum Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Bangsa

BACA JUGA:Ramadan 2026: Negara dengan Puasa Terlama dan Terpendek di Dunia, Selisihnya Berjam-Jam!

7. “Jika candaku pernah berlebihan, jika diamku pernah menyakitkan, aku sungguh meminta maaf.”

8. “Aku mungkin tak selalu benar dalam bersikap. Tapi niatku tak pernah untuk menyakiti. Mohon maaf lahir dan batin.”

9. “Mari mulai Ramadan dengan hati yang ringan. Dari aku yang penuh khilaf, maafkan segala salah yang pernah kuperbuat.”

10. “Sebelum doa-doa kita melangit malam ini, izinkan aku meminta maaf agar ibadah kita lebih tenang. Mohon maaf lahir dan batin.”

BACA JUGA:Rabu Abu Tandai Awal Puasa Umat Katolik, Berbarengan dengan Awal Ramadan 2026

BACA JUGA:5 Olahan Pisang Menu Buka Puasa Ramadan 2026, Praktis dan Mengenyangkan

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan juga tentang menahan ego, meredam amarah, dan berani mengakui salah.

Sebab, tak semua luka terlihat. Kadang, jarak tercipta hanya karena kata yang tak pernah terucapkan. Bukan jarak yang menjadi kendala, melainkan urusan hati.

Satu pesan maaf bisa jadi sederhana, tapi bisa berdampak sepanjang Ramadan. Siapa tahu, justru dari kalimat itulah hati kembali dipertemukan dalam keadaan paling lapang untuk bisa memaafkan. Selamat menunaikan ibadah Ramadan! (*)

Kategori :