“Di awal musim, target kami adalah finis di delapan besar dan langsung lolos ke babak 16 besar. Melalui play-off ini adalah peluang besar bagi kami,” ujar Buruk dikutip dari Juve FC.
Ia juga mengakui kekuatan Juventus, meski menilai lawannya tengah berada dalam periode sulit. Menurutnya, Bianconeri sedikit kurang beruntung dalam beberapa pertandingan terakhir dan memiliki jadwal padat.
“Kami tahu seberapa kuat Juventus. Mereka sedang melalui periode sulit dan sedikit tidak beruntung akhir-akhir ini; mereka juga baru bermain dua hari lalu. Kami akan menghadapi pertandingan yang berat,” lanjutnya.
BACA JUGA:De Rossi Kritik Aturan VAR Usai Kontroversi Pertandingan Juventus vs Inter Milan
BACA JUGA:Usai Inter Tumbangkan Juventus, Bastoni Matikan Kolom Komentar
Momen penyerang Juventus, Kenan Yildiz, ketika menghindari tekel bek Inter Milan, Yann Bisseck. Minggu, 15 Februari 2026.--Instagram @Juventus
Meski demikian, Buruk menegaskan ambisi Galatasaray untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
“Kami harus menampilkan performa solid dalam dua pertandingan. Kami berharap bisa meraih kemenangan besok dan merayakannya bersama para penggemar,” tegas sang pelatih.
Dengan atmosfer panas Istanbul yang dikenal intimidatif, laga ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Bagi Juventus, pertandingan ini bukan sekadar soal kualitas teknis, tetapi juga ujian mental dalam menghadapi tekanan tuan rumah yang penuh percaya diri. (*)